Jika DPRD Merestui Batam Bakal Bertambah 21 Kecamatan

Diterbitkan oleh pada Selasa, 2 Februari 2016 07:07 WIB dengan kategori Batam dan sudah 416 kali ditampilkan

BATAM (Kepri) - Pemerintah Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, sesuai dengan hasil kajian akademis akan mengajukan rencana pemekaran kecamatan dari 12 menjadi 21 kepada DPRD, sehingga bertambah sembilan.



"Kami akan melakukan pemekaran sembilan kecamatan. Jadi nanti dari 12 kecamatan, menjadi 21 kecamatan. Kami lakukan sekaligus saja pemekarannya, kalau DPRD merestui," kata Wakil Wali Kota Batam Muhammad Rudi di Batam, Senin.

Dari 12 kecamatan, sebanyak enam kecamatan akan dipecah-pecah menjadi 15 kecamatan. Sedang, enam kecamatan lainnya tetap.

Enam kecamatan yang akan dimekarkan itu adalah Batuaji, Sagulung, Sekupang, Batam Centre, Bengkong dan Lubuk Baja.

Pemecahan kecamatan itu dianggap perlu dilakukan karena jumlah penduduk di enam kecamatan tersebut relatif padat, sehingga pelayanan pemerintah kepada setiap warga tidak maksimal.

Apalagi, pemerintah kota berencana untuk menambah pelayanan kecamatan, seperti pengurusan KTP elektronik dan pengelolaan sampah.

"Pemekaran ini untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," kata pria yang juga calon wali kota terpilih itu.

Sebelumnya, calon wakil wali kota Batam terpilih, Amsakar Achmad mengatakan hasil kajian yang dilakukan lembaga independen merekomendasikan Batam dipecah dalam 21 kecamatan.

"Bayangkan satu kecamatan Sagulung itu penduduknya lebih banyak dibanding Kabupaten Natuna, Kabupaten Anambas dan Kabupaten Lingga," kata dia.

"Akibatnya camat tidak bisa melayani dengan maksimal, jumlah penduduknya besar," kata mantan Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Energi dan Sumber Daya Mineral itu.

Ia mengaku sengaja memantau dan mempelajari hasil kajian akademis pemekaran kecamatan dan persoalan administrasi kota lainnya, dalam menunggu waktu pelantikannya kelak. (ANTARA)