Ricuh Penggusuran, Warga Kali Aparun Luka-luka

Diterbitkan oleh Saiful pada Rabu, 24 Februari 2016 05:52 WIB dengan kategori Jakarta dan sudah 501 kali ditampilkan


 

Kehadiran aparat gabungan dari Satpol PP, Kepolisian dan TNI dengan menggunakan dua alat berat sudah ditunggu warga. Mereka ada yang menggunakan bambu atau kayu, menghadang petugas.Adu mulutpun terjadi disusul adu pukul dan saling lempar.

Pihak Kepolisian langsung menembakkan gas air mata dan wargapun bubar. Beberapa warga sempat diamankan, serta ada yang terluka dan dibawa ke puskesmas terdekat.

Pembongkaran dipimpin Walikota Jakarta Barat HM Anas Efendi dan Wakil Walikota, M. Zen. Walikota mengatakan penertiban bangunan liar ini merupakan lanjutan dari sebelumnya untuk pembangunan jalan inspeksi di dua sisi sepanjang 2,8 kilometer dengan lebar masing-masing 8 meter. Selain itu, kali juga akan dikeruk dan dibangun tanggul.

“Sebelumnya mereka telah ditertibkan tapi kembali lagi. Setelah ditertibkan lagi secepatnya akan dibangun agar cepat selesai,” kata Anas Efendi didampingi Aspem, Denny Ramdany, Asbang dan Lingkungan Hidup, Yunus Burhan dan Kasatpol PP, Sugianto.

Camat Cengkareng, Mas’ud Efendi menambahkan sebelum pembongkaran pihaknya telah memberikan sosialisasi kepada warga tentang rencana penertiban, mereka sebenarnya pernah ditertibkan namun kembali membangun lagi.

“Mereka tidak mendapatkan rusun, karena sebelumnya pada penertiban dahulu telah diberikan jatah rusun,” katanya didampingi Lurah Kapuk, Firmansyah.