Mahasiswa Unnes Ciptakan Kacamata Gerhana Matahari

Diterbitkan oleh pada Senin, 7 Maret 2016 05:19 WIB dengan kategori Pendidikan dan sudah 1.097 kali ditampilkan

Sekelompok mahasiswa Jurusan Fisika Universitas Negeri Semarang (Unnes) membuat kacamata untuk menyaksikan gerhana matahari yang akan terjadi poada Rabu 9 Maret. Kacamata itu dijual bebas untuk dengan harga terjangkau.

 

"Kalau di luar mungkin sekarang harganya mencapai Rp40 ribu. Biasanya memang mendekati pas hari H (gerhana matahari) harganya semakin mahal, tapi kami tetap menjualnya dengan harga Rp25 ribu," kata Dwi Lestari, kepada Okezone, Minggu (6/3/2016).

 

Mahasiswa semester VIII itu menjelaskan, pembuatan kacamata itu melibatkan teman-teman kos yang berlokasi di Gang Cempakasari RT 02/02 Kelurahan Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Semarang. Sementara filter matahari (solar filter) didatangkan dari luar negeri melalui sebuah komunitas astronomi di Surabaya.

 

"Biasanya kacamata yang dijual di pasaran itu menggunakan black polymer, sementara kita ada dua jenis yakni pakai black polymer dan Baader ND5. Sebenarnya sama saja, kalau yang pertama nanti matahari kelihatan kuning, terus yang kedua matahari kelihatan putih," jelasnya.

 

Gadis berparas manis itu mengatakan, kacamata itu dipasarkan melalui online dan penjualan langsung di kampus. Pihaknya juga menggaet mahasiswa kampus lain dan masyarakat umum untuk menjual kacamata tersebut.

 

"Ini ada anak UIN Walisongo juga yang ikut bantu pembuatan dan pemasarannya. Kita buat sekira 500 buah. Biasanya yang beli selain dipakai sendiri juga buat oleh-oleh bagi anak-anaknya," tukasnya.


(okz)