Walhi: Reklamasi Teluk Jakarta Ada Unsur Politik Uang

Diterbitkan oleh pada Sabtu, 2 April 2016 07:45 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 763 kali ditampilkan

Direktur Wahana Lingkungan Jakarta Putra menilai proyek reklamasi teluk Jakarta sarat dengan muatan politik.

Ia mengatakan seharusnya Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) tidak hanya menangkap pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan pihak pengembang tapi juga pihak-pihak lainnya yang mungkin terkait.

Putra menambahkan peta politik yang panas dalam 2 minggu terakhir di Jakarta dan meruncing pada pemilihan Gubernur, semakin menegaskan bahwa citra Basuki Tjatjaha Purnama atau ahok semakin meningkat.

Ia yakin penangkapan anggota DPRD Muhammad Sanusi dan Presiden Direktur Agung Podomoro memiliki berdampak serius. “Bagi kami penangkapan ini memiliki beberapa dampak serius,” kata Putra, Jumat (1/4).

Ia menilai ada unsur politik uang dalam proyek reklamasi teluk Jakarta. Menurutnya hal ini terbukti sebelumnya Gerindra yang menolak proyek reklamasi namun sekarang kadernya tertangkap menerima gratifikasi untuk memuluskan Perda reklamasi.