Jenazah Gubernur Kepri Dimakamkan di TMP
TANJUNGPINANG - Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani yang meninggal di Rumah Sakit Abdi Waluyo Jakarta, Jumat, menurut rencana dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Tanjungpinang Provinsi Kepri, pada Sabtu (9/4).
"Perkiraan bakda Dhuhur akan dimakamkan secara militer di TMP km 5 Tanjungpinang," kata kerabat dekat Muhammad Sani yang juga menjadi tim suksesnya pada Pilkada Kepri 2015, Saidul Khudri, melalui pesan singkat.
Sebelum dimakamkan, jenazah akan disemayamkan sejenak di Gedung Daerah Tanjungpinang, guna mendapatkan penghormatan terakhir dari warga Kepri.
Jenazah gubernur dua periode itu direncanakan bertolak dari Bandara Halim Perdana Kusuma menggunakan pesawat carteran menuju Tanjungpinang sekitar pukul 20.00 WIB. Pelepasan jenazah akan dilaksanakan secara militer.
Setibanya di Tanjungpinang, jenazah akan dibawa ke rumah duka, kediaman pribadi Muhammad Sani di Jalan Cempedak.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo dilaporkan datang bertakziah ke Rumah Sakit Abdi Waluyo untuk memberikan penghormatan terakhir.
Di Batam, masjid-masjid mengumumkan meninggalnya Gubernur Kepri Muhammad Sani di Jakarta. Belum diketahui apakah akan ada acara khusus untuk mendoakan penulis "Untung Sabut" itu di setiap masjid.
Kepala Bagian Humas Pemkot Batam Ardiwinata menyatakan Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad yang sedang berada di Jakarta langsung bertakziah ke RS Abdi Waluyo, Menteng.
"Kebetulan Pak Amsakar sedang berada di Jakarta untuk menghadiri rapat," kata Ardi.
Sementara Wali Kota Batam Muhammad Rudi dijadwalkan akan melakukan takziah pada Sabtu (9/4).
"Karena Pak Rudi masih di Jakarta, setelah dari Jakarta Wali Kota ke Batam dulu, baru ke Tanjungpinang," kata dia.
Gubernur Kepri meninggal dalam usia 74 tahun meninggalkan seorang istri, Aisyah Sani dan tiga orang anak masing-masing Herry Andrianto, Henny Andriani dan Riny Fitriani, serta enam orang cucu. (Antara)

