Dinsos Batam Akui Kewalahan Tangani Gepeng Dan Anjal

Diterbitkan oleh pada Kamis, 21 April 2016 10:01 WIB dengan kategori Batam dan sudah 868 kali ditampilkan

BATAM - Dinas Sosial (Dinsos) dan Pemakaman Kota Batam mengakui kewalahan dalam menangani gepeng (gelandangan dan pengemis) dan anjal (anak jalanan) yang ada di Kota Batam.

Beberapa kawasan di Kota Batam saat ini mulai menjamur kembali gepeng dan anjal. Beberapa lokasi yang paling ramai gepeng dan anjal adalah Jodoh dan Nagoya.

Kepala Dinsos dan pemakaman Kota Batam, Raja kamarulzaman mengakui selama 2015 mereka telah menangani lebih dari 600 gepeng dan anjal “dari tahun 2016 hingga kini kita sudah menangani 600 orang” kata Kamarulzaman beberapa waktu lalu.

Raja mengatakan terkait masalah gepeng dan anjal, Dinsos sudah pernah membahasnya degan Asisten I pemko Batam, Muhammad Syuzairi.

Raja menyatakan pihaknya selalu melakukan razia rutin namun penanganan mereka selama sering dibuat repot oleh tingkah para gepeng dan anjal. Raja mengatakan para anjal dan gepeng yang di pulangkan ke kampong halaman atau kepada keluarganya akan kembali ke jalanan.

Kesulitan ekonomi kerapa menjadi alasan. Selain itu anak jalanan yang mereka tangani selalu beralasan masalah di rumah menjadi pemicu mereka turun kejalanan “katanya mereka ingin bebas” kata Raja.