HWPL ke-8 WARP: Kekuatan Doa di Setiap Agama

Diterbitkan oleh Redaksi pada Senin, 25 April 2016 19:55 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 1.259 kali ditampilkan


HWPL WARP Office adalah cara untuk mencapai perdamaian dan penghentian perang. Setelah Aliansi Perdamaian Agama atau World Alliance of Religions Peace Summit (WARP Summit) pada September 2014, telah ditetapkan diseluruh dunia dan terdapat 153 kantor di 74 negara. Kantor-kantor ini menjembatani berbagai agama melalui perbandingan dan diskusi dari berbagai hal berbeda dalam kitab suci dengan berbagai pemuka agama yang yang berbeda pula. Telah dievaluasi bahwa ini adalah landasan dari konflik beragama.

Ni Putu Tantra (anggota FKUB Surabaya) yang berpartisipasi pada WPL WARP Office, mengatakan bahwa WPL WARP Office penting bagi perdamaian karena ada banyak budaya dan agama di Indonesia maka dia setuju pada bahwa pendapat WPL banyak perang dan konflik bisa terpengaruh oleh kurang pemahaman masing-masing perbedaan agama dan budaya.

Bapak Man Hee Lee, ketua WPL, menekankan bahwa "Jika agama tidak menjadi satu, perdamaian dunia tidak dapat dicapai bahkan dengan pelaksanaan hukum internasional (perdamaian dan penghentian perang). Hukum internasional harus dilaksanakan, dan agama harus diperbaharui juga. "Dan dia juga mengatakan bahwa" perang rusak oleh agama adalah bukti bahwa agama yang rusak. "Pada tanggal 19 Februari di Forum WPL.

Mr. Lee, yang telah memimpin gerakan perdamaian di seluruh dunia sejak 2012, menunjukkan cara-cara praktis untuk mencapai perdamaian dan penghentian perang. Caranya adalah Pelaksanaan Hukum Internasional dan Aliansi Agama. Dia telah menandatangani perjanjian perdamaian dengan mantan dan saat ini presiden, hakim agung, tokoh agama dan tokoh pemuda dan perempuan di 100 negara melalui sekitar 24 kali tur dunia. Dengan segala usahanya, Proklamasi Upacara Deklarasi Penghentian Perdamaian dan Perang berlangsung di Korea pada tanggal 14 Maret, dan sekarang mereka mengumpulkan janji dukungan untuk memperkenalkan kepada PBB.