Polres Maros Ciduk Spesialis Pencurian Masjid

Diterbitkan oleh pada Rabu, 4 Mei 2016 05:39 WIB dengan kategori Makassar dan sudah 1.171 kali ditampilkan

MAKASSAR - senin tgl 2 mei 2016 sekitar pukul 13.30 wita telah diamankan Lel. Herman, 53 thn, Wiraswasta ( penjual buku) almt. Jln. Tinumbu Lrg 132 i no.20.kec.Bontoala kota Makassar.yang merupakan pelaku pencurian dengan modus mencuri barang barang milik korban yg sementara melaksanakan sholat berjamaah di Mesjid.



Dari hasil introgasi pelaku mengakui sebanyak 18 TKP pencurian yang telah dilakukan di wilayah hukum Polres Maros diantaranya :

-Telah melakukan pencurian 1 buah tas ransel berwarna hitam yang berisi uang tunai sebanyak    Rp 10.000.000 (sepuluh juta rupiah), 1 unit hp merk Samsung S4 warna biru silver,  tkp Masjid Al  Mukhlisin tepatnya di bandara baru Sultan Hasanuddin kab.Maros. pada saat korban  melaksanakan Sholat Isya sekitar pukul 19.30 wita bulan desember 2015.


-Melakukan pencurian 1 buat tas perempuan berwarna hitam yang berisi uang tunai sebesar Rp  5.000.000 (lima juta rupiah) dan 1 unit hp Blackberry Tolch warna hitam, tkp Mesjid Raodathul  Jannah tepatnya di SPBU Ballu Ballu kab.Maros. sekitar 6 bulan yang lalu tahun 2015 pada saat  korban melaksanakan sholat Shubuh.

-Melakukan pencurian 1 buah tas ransel warna hitam yang berisi 1 unit Laptop merk asus warna  hitam dan 1 pasang sepatu kulit , tkp mesjid SPBU Tambua sekitar 2 bulan yang lalu 2016 pada  saat korban melaksanakan sholat maghrib.


-Melakukan pencurian sebanyak 2 (dua) kali di Mushollah kampus Yapim Maros yakni 2 buah tas  ransel warna hitam yang berisi 1 unit Laptop merk Toshiba warna hitam dan 1 unit Laptop merk  Acer warna silver, sekitar Maret 2016 pada saat korban melaksanakan sholat Dhuhur. 


-Melakukan pencurian sebanyak 2 kali di mesjid Agung Barandasi Maros yakni 1 buah tas ransel  warna hitam yang berisi 1 unit Laptop merk Acer warna hitam dan 1 buah tas perempuan yang    berisi uang tunai Rp 1.500.000 ( satu juta lima ratus ribu rupiah ) serta 1 unit hp nokia.yang  dilakukan sekitar bulan februari 2016 pada saat korban melaksanakan sholat Maghrib.


-Melakukan pencurian di Mesjid SPBU belang belang kab.maros. yakni 1 buah tas ransel warna  hitam yang berisi dompet uang tunai Rp 100.000 ( seratus ribu rupiah) dan pakaian,yang  dilakukan pelaku sekitar bulan Februari 2016 pada saat melaksanakan sholat Maghrib.

-Melakukan pencurian di mesjid jalan menuju surga salenrang maros, yakni 1 buah tas  perempuan berwarna abu abu yang berisi 1 unit Laptop Acer 10 inci warna abu abu. Yang dilakukan sekitar tahun 2015 atau enam bulan yang lalu.


Berikut daftar kejahatan yang pernah dilakukan pelaku

-Melakukan pencurian sebanyak 2 kali di mesjid Baital Faizin Lempangan kab.Maros. yakni 2  pasang sepatu kulit dan barang belanjaan atau jualan korban sebanyak 2 dos besar senilai  Rp.3.000.000 (tiga juta rupiah)

-Melakukan pencurian di Mesjid Regency kab.maros yakni 2 pasang sepatu kulit sekitar bulan  januari 2016 pada saat korban melaksanakan sholat maghrib.

-Melakukan pencurian di Mesjid Agung Maros yakni 3 pasang sepatu kulit sekitar bulan Februari  2016 pada saat korban melaksanakan sholat dhuhur.

-Melakukan pencurian di mesjid Babut Taqwa Bonto Cina kab.Maros yakni sepasang srpatu kulit  dan sepasang sendal kulit yang dilakukan sekitar bulan Maret 2016 pada saat korban  melaksanakan sholat maghrib.

-Melakukan pencurian di Mesjid Fastabiqhul Khaerat lingk sanggalea kab. Maros. Yakni 2 pasang  sendal kulit sekitar bulan Februari 2016 pada saat korban melaksanakan sholat Maghrib.

-Melakukan pencurian di Mesjid Darul Istiqhomah pesantren Maccopa maros,yakni 1 buah tas  ransel warna hitam yang berisi uang tunai Rp 200.000 (dua ratus ribu rupiah) dan 2 pasang  sendal kulit yang terjadi sekitar bulan januari 2016 pada saat korban melaksanakan sholat  maghrib.

-Melakukan pencurian di Mesjid Halwatiah Pattene maros.yakni 1 satu buah tas perempuan warna  coklat  yang berisi uang tunai Rp 700.000 (tujuh ratus ribu rupiah ) sekitar bulan Januari 2016  pada saat korban melaksanakan sholat maghrib.

-Melakukan pencurian di Mesjid An Nur tepatnya di bandara lama maros, yakni 1 buah tas ransel  yang berisi beberapa buah cincin batu akik, dan 2 pasang sepatu kulit yang terjadi sekitar bulan  Januari 2016 pada saat korban melaksanakan sholat Maghrib.

Selain itu pelaku juga telah melakukan pencurian dengan modus yang sama di wilayah hukum Polres Pangkep yakni di Mesjid Spbu di kab.Pangkep  sekitar bulan Maret 2016 berupa 1 buah tas perempuan yang berisi uang tunai Rp 600.000 (enam ratus ribu rupiah) dan 1 unit hp merk Samsung Tab 2 warna hitam.

Menurut keterangan pelaku, dia juga sering melakukan aksinya Diwilayah Makassar,dan seingatnya dia telah  melakukan pencurian sebanyak 3 kali antar lain diMesjid An nur depan pasar mandai Sudiang berupa tas ransel hitam yg berisi dompet uang tunai 500.000 dan 1 unit Hp merk Samsung J 1 warna putih terjadi sekitar bulan April 2016 pada saat sholat maghrib.  Mesjid Spbu Unhas makassar berupa 1 buah tas ransel hitam yang berisi Laptop merk Acer warna abu abu terjadi sekitar bulan Maret 2016 saat Sholat Maghrib serta pada  Mesjid antang Berupa 1 buah tas samping warna hitam yang berisi Notebook merk asus warna hitam yang terjadi sekitar bulan april 2016 saat sholat dhuhur.

Setelah dilakukan introgasi, selanjutnya  Anggt Resmob Polres Maros melakukan penunjukan TKP di Wilkum Polres Maros,kemudian Anggt melakukan penggeledahan di rumah istri kedua pelaku atas nama Purnawati yang beralamat di dusun bulu bulu kab.Maros dan berhasil mengamankan  7  ( tujuh ) buah tas ransel, 2 buah tas pesta, puluhan pasang sepatu dan sendal kulit, jaket,serta kemeja hasil curiannya.

Selanjutnya setelah dilakukan pengembangan lebih lanjut anggota resmob berhasil menangkap 3 orang penada yang keseluruhannya berdomisili dimakassar.beserta barang bukti 5 buah Hp berbagai jenis, puluhan cash hp dan 1 unit laptop, 

kasus ini masih tetap didalami oleh pihak kepolisian resort maros,dan akan dilakukan pengembangan lebih lanjut.