Aktivis Mahasiswa Islam Batam Butuh Stimulant Yang Masif
Pemuda kelahiran 6 Juni 1992 ini tentunya akan berupaya untuk menjawab tantangan yang diembankan kepada segenap kader mahasiswa khususnya kader mahasiswa Islam. Dimana gaung Kader KAMMI Batam.l tersebut.
Adin tidak menafikan prihal tersebut. Bagi adin ada perbedaan antara mahasiswa Batam dengan mahasiswa diluar “Mahasiswa Batam bukan mahasiswa murni. Melainkan mahasiswa yang juga pekerja. Sehingga peran kemahasiswaannya juga ambigu” Kata Adin pada Terkininews.com (10/5/2016).
Selain itu adin juga mengungkapkan kendala klasik yang selama ini membuat kurang aktifnya aktifis mahasiswa dalam dinamika perpolitikan “pasifnya dialektika kultur berorganisasi. Ini sering disebabkan oleh sistem kampus yang mengkehendai mahasiswa untuk lulus cepat. Padahal kita bisa tetap lulus cepat sambil aktif berorganisasi” kata Adin.
Terkait kendala tersebut khususnya pada kader KAMMi Batam, Adin mengatakan akan menerapkan kiat-kiat ekstra ‘‘saya rasa kader KAMMI Batam butuk Stimulant yang massif” terkait kiat tersebut. Adin mengaku sudah ia siapkan dalam misinya sebagai Amir KAMMI Daerah Batam.

