13 Ha Sungai Besar Padi Terkendala Pupuk
LINGGA - 13 Hektar (Ha) tanaman padi di lahan percetakan sawah desa Sungai Besar, Kecamatan Lingga Utara mulai mengalami kendala pertumbuhan akibat kurangnya suplay pupuk dari provinsi Kepri. Hal tersebut, diutarakan langsung oleh wakil Bupati Lingga saat mengunjungi lahan perswahan tersebut.
Wakil Bupati Lingga, Muhammad Nizar ketika mengunjungi persawahan didampingi istri, Kabag Humas pemkab, Sabirin, PPTK Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Sutarman, mengatakan pihak pemerintah daerah Lingga telah mengajukan surat kepada provinsi, bahkan setiap kali pertemuan pihaknya kerap mengajukan masalah pupuk tersebut.
"Memang ketersedian pupuk cukup terbatas. Kalau untuk kebutuhan areal nya saya tidak tau pasti. Itu Pak Bupati lah yang tahu," ungkapnya, Rabu (11/5).
Dia katakan, untuk 5 Ha sawah pada fase awal sudah katagori aman, tinggal menunggu pembuahan dan masa panen pada Juli hingga awal Agustus mendatang. Sementara yang menjadi masalahnya untuk 13 Ha yang baru dimana masih kekurangan pupuk.
"Tapi kita lagi nunggu dari LIPI datang, besok mereka akan ke sini (sawah) mereka nantinya akan mengambil sampel kalau memang dari akarnya memungkinkan, baru nantinya akan dikasih pupuk organik. Ini merupakan langkah penyelamatan yang dilakukan oleh LIPI untuk persawahan ini," ungkapnya.
Terkait alat berat yang akan di turunkan oleh pihak Provinsi, sampai hari ini masih belum terealisasi. Untuk itu kepada SKPD terkait, diminta datang dan temui gubernur Kepri yang sudah sah dipegang Nurdin Basirun guna meminta apa yang telah dijanjikan. Sementara untuk irigasi pihak pemerintah daerah Lingga juga telah mengajukan proposal ke pemerintah pusat.
"Sudah kami sampaikan kepada Pak Gubernur, di amininya, tapi sampai sekarang masih belum ada. Kita juga minta kepada SKPD terkait agar pergi lagi untuk meminta apa yang telah di janjikan itu," katanya.

