Selain Penangan Narkoba, Kapolda Juga Perhatikan Ekonomi Lingga

Diterbitkan oleh pada Rabu, 11 Mei 2016 21:47 WIB dengan kategori Lingga dan sudah 1.094 kali ditampilkan

LINGGA, - Tak hanya menargetkan penanganan narkoba, kunjungan Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Kepri ke Kabupaten Lingga sekaligus melakukan kunjungan kerja (kunker). Hal ini ia lakukan guna mendukung pembangunan ekonomi di Kabupaten Lingga, Selasa (10/5).

 

Kapolda Kepri, Brigjen Pol Sam Budigustian yang berkunjung ke Polisi Resort (Polres) Lingga, juga menyempatkan diri mengunjungi ibukota Kabupaten Lingga, yakni Daik Lingga.

Dalam kunjungan itu, ia katakan kunker tersebut dilakukan, mengingat dirinya sebagai pejabat baru, selain kunjungan tersebut juga merupakan program kerja Kapolda dengan pesan - pesan Keamanan, Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dari Kepala Polisi Republik Indonesia (Kapolri) dan jajarannya.

"Program yang pertama dalam kunjungan ini, yakni tentang bahaya narkotika. Yang kedua, agar mendukung program pemerintah dibidang kebijakan ekonomi. Kebetulan Lingga ini kan saya lihat memiliki potensi besar, tapi masyarakat tidak sejahtera karna ada beberapa hal yang harus bisa dilakukan akselorasi,"  ungkapnya di Gedung Daerah, Daik Lingga, sekitar pukul 16.30 WIB.

Dia katakan, dirinya juga membawa beberapa investor, agar dapat melihat langsung kondisi Kabupaten Lingga. Menurutnya beberapa investor ini akan membuka smelter tapi tidak untuk penambangan melainkan tempat untuk mengolah. Dalam hal ini ia katakan investornya dari negara Cina dengan jumlah anggaran 15,7 triliun rupiah.

"Bukan untuk tambangnya, tapi dia untuk mengolah. Itu investor nya dari Cina, kalau jadi, ini insyaallah kita dapat Rp15,7 Triliun. Nanti pelaksanaannya kan membutuhkan 20.000 tenaga kerja, minimal masyarakat disini terserap. Kemudian, kita juga akan membangun semacam camp, dalam membangun wilayah Kecamatan atau desa baru di Kabupaten Lingga ini," paparnya.

Sementara lanjutnya, terkait masalah perizinan nanti tergantung Bupati Lingga selaku kepala daerah. Dan untuk saat ini, dikatakannya izin dari BKPN sudah dikantongi, hanya saja tinggal menunggu rekomendasi dari pihak Bupati Lingga.

"Ini juga tidak langsung, nanti AMDAL nya akan dianalisis dahulu, seperti dilakukan study dulu. Kami dari Polda juga ikut mengawasi. Kita pasti mendukung sepanjang untuk kemajuan pemerintah daerah dan kesejahtraan rakyat," katanya.

Terkait masalah narkoba, menurutnya di Kabupaten  Lingga ini masih terbilang sedikit. Namun, dirinya juga tetap terus menekan agar kasus narkoba tidak kembali terjadi di Kabupaten Lingga. Sejauh ini dirinya juga sudah bertemu dengan beberapa tokoh masyarakat Lingga berbicara masalah narkoba dan ia tekankan kepada pers pemberitaannya untuk terus mengawasi dan terus memberikan informasi.

"Saya sudah ketemu dengan tokoh masyarakat dan meminta seluruhnya teman - teman wartawan, untuk mengawasi dan memberi informasi jangan sampai ada anak kita yang nanti dengan kemajuan itu, ikutan juga yang lainnya," tutupnya.