Pemkab Lingga Siap Kerjasama dengan LIPI Guna Membangun Sektor Potensi Lingga

Diterbitkan oleh Redaksi pada Jumat, 13 Mei 2016 10:03 WIB dengan kategori Lingga dan sudah 849 kali ditampilkan

LINGGA - Bupati Lingga, Alias Wello tandatangai program kerjasama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di aula balai pertemuan Junjungan Negeri Bunda Tanah Melayu kantor Bupati Lingga, Kamis (12/5). Dengan kontrak kerja sama ini pemerintah Kabupaten Lingga, mengharapkan semua sektor potensi yang dimiliki Kabupaten Lingga dapat dimanfaatkan dengan maksimal.

"Alhamdulillah beberapa waktu lalu, kita dapat berkunjung ke LIPI untuk melihat bagaimana progres yang akan kita laksanakan. Kabupaten Lingga ini akan menerapkan ekonomi kerakyatan, untuk masyarakat," ungkap Alias Wello dalam sambutannya.

 

Dia katakan, program unggulan yang nantinya akan dilakukan untuk memanfaatkan potensi yang dimiliki Kabupaten Lingga, sesuai dengan kondisi geografisnya, yakni sumber daya kelautan, perikanan dan pertanian. Sebab menurutnya sumber daya tersebut sangat potensial.

 

"Kami juga punya upaya untuk menjadikan Kabupaten Lingga sebagai pusat ketahanan pangan di Provinsi Kepri," ungkapnya.

 

Untuk bimbingan terkait pengolahan sawah yang saat ini telah terbentang di desa Sungai Besar, Bupati Lingga telah dibantu oleh pahlawan inovasi, yakni Adi Indra Pawenari beserta rekan - rekannya dari Palu, Sulawesi Tengah.  Untuk itu ia tegaskan, pada bulan Juli mendatanag seluas 5 hektar tanaman padi akan dilakukan panen perdana.

 

"Kalau tidak ada halangan, awal Juli nanti kita akan panen perdana, impian kita untuk menjadi pusat ketahanan pangan dan gudang beras di Provinsi Kepri akan terwujud," tegasnya.

 

Sementara itu, Deputi Bidang Jasa Ilmiah LIPI, Prof DR Bambang Subiyanto mengatakan, potensi yang di miliki Kabupaten Lingga cukup besar, baik dari segi pertanian, perikanan maupun kelautan. Maka dengan kerjasama ini pihaknya mohon disiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang teknis, terutama untuk pengembangan pupuk cair, serta pengembangan pohon jati. Dua poin ini menurutnya adalah langkah awal pengembangan bidang pertanian.

 

"Betapa besar potensi yang dapat kita kembangkan dalam segi ekonomi,"ujarnya.

 

Dibidang pengembangan sektor perikanan, Bambang sebutkan diantaranya adalah pengembangan Usaha Membangun Kecil Menengah (UMKM).

"Paling penting itu adalah, untuk UMKM. Seperti Teknologi pengalengan skala UMKM. Ini yang penting. Itu mudahan kita bisa implementasikan,"ujarnya.