JK: Stok Daging Butuh Tambahan Impor

Diterbitkan oleh Redaksi pada Kamis, 26 Mei 2016 15:01 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 723 kali ditampilkan

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengatakan rencana pemerintah untuk mengimpor daging sapi masih dalam proses. Mengingat, harga komoditas menjelang Lebaran akan semakin meningkat.

"Itu (impor daging) sedang dalam proses impornya. Impornya sudah dibuka cuma lagi proses," ujar JK usai menghadiri acara Rakornas di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (26/5).

Dia mengaku, stok daging dalam negeri saat ini masih membutuhkan tambahan. Jika tidak dilakukan impor, harga daging sapi kemungkinan bisa naik. Untuk itu, lanjut JK, pemerintah memutuskan untuk melakukan impor daging agar harga daging di pasar tetap stabil.

"(Stok daging dalam negeri) Tentu dibutuhkan tambahan. Sekarang (impor) dari semua daerah yang bebas penyakit, seperti Australia," kata JK.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo meminta harga daging sapi di pasaran tidak lebih dari Rp 80.000 per kilogram (kg) sebelum lebaran. Permintaan tersebut disampaikan kepada seluruh jajaran menteri ekonomi yang hadir dalam rapat terbatas di Istana Negara.

Hal ini dikarenakan harga komoditas di pasaran sudah terlampau tinggi. Karena itu, pemerintah akan mengimpor komoditas serupa agar para spekulan tidak bermain harga jelang lebaran.

"Karena harga sudah keburu tinggi, yang akan dilakukan kenapa kemudian ada beberapa yang di impor," kata Sekretaris Kabinet RI Pramono Anung. (merdeka)