Serangan Udara Rusia Tewaskan 23 Orang di Suriah, Termasuk 7 Anak-anak

Diterbitkan oleh Redaksi pada Selasa, 31 Mei 2016 15:18 WIB dengan kategori Internasional dan sudah 996 kali ditampilkan

DASMASKUS - Pesawat-pesawat tempur Rusia melancarkan serangan udara atas kota Idlib, Suriah yang dikuasai para pemberontak. Setidaknya 23 orang, termasuk anak-anak, tewas dalam serangan udara itu. Ini merupakan gempuran paling dahsyat di wilayah itu sejak gencatan senjata disetujui pada Februari lalu.

Menurut kelompok pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (31/5/2016), serangan udara pada Senin (30/5) waktu setempat itu menargetkan sejumlah posisi di kota Idlib. Salah satu target berada di dekat sebuah rumah sakit.

Direktur Observatory Rami Abdulrahman menyatakan, tujuh anak-anak termasuk di antara mereka yang tewas. Menurutnya, korban jiwa masih bisa bertambah.

Otoritas Pertahanan Sipil di Idlib menyatakan, para petugas penyelamat bekerja semalaman untuk mencari para korban di antara reruntuhan bangunan. Sejumlah orang ditemukan masih hidup di bawah puing-puing gedung yang hancur dibombardir.

Kota Idlib dan provinsi Idlib merupakan basis kekuatan kelompok-kelompok pemberontak, termasuk Nusra Front yang terkait jaringan Al-Qaeda.

Angkatan Udara Rusia dikerahkan ke Suriah sejak tahun 2015 lalu, untuk mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad dalam perang melawan para pemberontak yang menuntut pengunduran diri Assad. Pemerintah Rusia menegaskan, operasi udara tersebut bertujuan untuk menargetkan kelompok radikal ISIS dan para teroris lainnya.(detik)