Kritikan SBY ke Presiden Jokowi Dinilai Wajar
“Kalau itu memang wajar, kritik dan otokritik memang sangat wajar di dalam suatu pemerintahan,” ujar Pangi kepada Okezone, Rabu (15/6/2016).
Menurutnya, sikap SBY yang melontarkan kritikan tersebut merupakan kritikan yang membangun. Sehingga sudah sepatutnya dikerjakan oleh Jokowi.
“Dari ke tujuh kritikan itu menurut saya masuk akal , yang disampaikan membangun ko , SBY juga telah memberikan solisinya juga,” bebernya.
Pangi berujar bahwa sikap SBY juga merupakan penyimbang, pengawalan dan pengawasan terhadap pemerintah saat ini. Hal itu, kata Pangi, dimaksudkan sistem demokrasi berjalan sehat.
“Cuma ini (sikap SBY) akan lebih baik jika oposisi lebih jalan. Demokrasi akan jalan ketika banyaknya kritikan yang membangun dari opsisi atau siapapun,” papar Pangi.
Sebelumnya, mantan Presiden SBY memberikan tujuh catatan penting bagi pemerintahan Jokowi. Catatan tersebut disampaikan SBY di sela-sela kegiatan silaturahmi kader Partai Demokrat di kediamannya di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, pada Jumat 10 Juni 2016 pekan lalu.
Ketujuh catatan itu meliputi situasi perekonomian, kondisi kehidupan masyarakat dari sisi sosial dan ekonomi, upaya penegakan hukum, dan kedaulatan partai politik. SBY juga menyoroti persoalan TNI/Polri dalam menjalankan tugas pokoknya, pergerakan komunis, hingga peranan pers.
SBY juga mencatat sejumlah prestasi dan kemajuan dalam setahun belakangan. Orang nomor satu di Partai Demokrat itu menyatakan bahwa pihaknya telah tiga kali memberikan rekomendasi ke pemerintah. (okz)

