200 Lembar Uang Palsu Ditemukan BI Kepri

Diterbitkan oleh Redaksi pada Kamis, 16 Juni 2016 14:54 WIB dengan kategori Batam dan sudah 1.167 kali ditampilkan

BATAM - Bank Indonesia Kepulauan Riau menemukan sekira 200 lembar uang palsu sepanjang 2016, berdasarkan laporan pihak perbankan yang beroperasi di wilayah itu.

"Dalam jumlah lembar, sekitar 200 lembar. Jumlah ini relatif tidak signifikan dibandingkan jumlah uang yang beredar," kata Kepala Kantor BI Kepri Gusti Raizal Eka Putra di Batam Kepri, Kamis.

Angka itu berdasarkan laporan perbankan, dari uang yang diserahkan masyarakat ke bank, belum ditambah dari hasil penangkapan pihak kepolisian karena datanya tidak diterima BI.

Sayang, Gusti Raizal enggan memberikan data rinci  jumlah rupiah uang palsu yang diterima BI Kepri.

Menurut Gusti, jumlah peredaran uang palsu di Kepri relatif sedikit, dan jumlahnya tidak meningkat tiap tahun. Meski begitu ia meminta masyarakat terus mewaspadai peredaran uang palsu.

"Yang penting itu mendidik, mengedukasi masyarakat terkait uang palsu. Agar setiap uang yang diterima masyarakat harus diteliti, dilihat keasliannya sebelum diterima," kata Gusti Raizal.

BI selama ini juga melakukan rangkaian antisipasi peredaran uang palsu dengan sosialisasi kepada masyarakat, terutama pihak perbankan, kasir toko dan anak sekolah.

BI memberitahukan ciri-ciri uang asli kepada masyarakat agar tidak tertipu oleh pengedar uang palsu. BI juga mengajarkan masyarakat mengidentifikasi uang asli dengan melihat, meraba dan menerawang.

"Kami berharap masyarakat lebih berhati-hati dalam transaksi pembayaran agar terhindar dari peredaran uang palsu," kata Gusti Raizal.

Gusti juga berharap aparat kepolisian bertindak tegas kepada pengganda dan pengedar uang palsu demi memberikan efek jera, agar masyarakat lain tidak meniru tindakannya.

"Agar ada'Shock' terapi kepada pengedar," kata dia. (Antara)