Kasman Singodimedjo Didorong PKS Jadi Pahlawan Nasional

Diterbitkan oleh pada Rabu, 22 Juni 2016 13:21 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 926 kali ditampilkan

JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendorong diberikannya gelar pahlawan nasional kepada Kasman Singodimedjo. Kasman adalah salah seorang pendiri sekaligus Ketua Umum Jong Islamieten Bond (JIB) periode 1930-1935.

’Seharusnya sudah dari dulu Kasman Singodimedjo mendapatkan gelar pahlawan,’’ kata Wakil Ketua Dewan Syura PKS yang juga Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid di Jakarta, kemarin.

Selama era perjuangan kemerdekaan Indonesia, Kasman dikenal sebagai salah seorang komandan batalyon Pasukan Pembela Tanah Air (Peta). Dia menjadi seorang tokoh yang berperan dalam mengamankan pelaksanaan upacara pembacaan teks proklamasi 17 Agustus 1945 dan rapat umum di Lapangan Ikada (Ikatan Atletik Djakarta) pada 19 September 1945.
 
Rapat ‘’raksasa’’ yang dihadiri ratusan ribu orang itu menunjukkan dukungan rakyat terhadap pemerintahan Soekarno-Hatta yang baru terbentuk. Setelah proklamasi, Kasman diangkat sebagai anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). 

Saat sebagian kalangan keberatan dengan teks Piagam Jakarta, Kasman menjadi orang pertama yang setuju dihapuskannya kalimat ‘’dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya’’.

Dengan dihilangkannya tujuh kata itu, yang tersisa hanya Ketuhanan Yang Maha Esa.

Menurut Hidayat, PKS berkomitmen dan berkhidmat kepada umat, bangsa, dan negara, termasuk kepada orang yang telah berjasa kepada republik. ‘’Fraksi PKS, tercatat dalam sejarah, sebagai satu-satunya fraksi di DPR yang mengusulkan untuk memperjuangkan Kasman Singodimedjo mendapatkan gelar pahlawan nasional,’’ tegasnya.

Setelah Indonesia merdeka, Kasman menjabat jaksa agung pada 1945-1946. Kemudian, menteri muda kehakiman pada Kabinet Amir Sjarifuddin II. (riaupos)