Trik Camat Ujung Tanah Dari Sinergi Kelompok Inklusi Hingga Penanganan Begal
MAKASSAR - Obrolan sore dan buka puasa bersama yang dilaksanakan di aula kecamatan Ujung Tanah pada minggu 26/06/2016. Melibatkan kehadiran pihak BPJS kesehata , Dinas Kependudukan dan Catatan sipil, selain camat ujung tanah juga hadir tokoh masyarakat patingaloang
Kegitan tersebut membahas diskriminasi terhadap waria serta langkah langkah yang diambil oleh camat Ujung Tanah agar kehadiran kelompok inklusi tersebut dapat di terima di tengah tengah masyarakat seperti layaknya warga lainya uanh bermukim di wilayahnya.
Camat Ujung Tanah juga telah berkoordinasi terhadap pihak kelurahan agar sekiranya bersedia memberi lorong untuk jadi lorong binaan kelompok inklusi yang bermukim di kecamatan ujung tanah tegas, Andi Unru Camat Ujing Tanah.
Dia juga berharap agar "kelompok inklusi ini lebih eksis, berpartisipasi mendukung program pemerintah paling tidak seperti lorong garden ataupun lorong Kb," harap camat ujung tanah.
Sementara itu terkait antisipasi permasalahan begal seputar kecamatan Ujung Tanah Andi Unru menyampaikan bahwa wilayah Ujung Tanah tidak seperti wilayah wilayah lainnya dmana pemuda beri kegiatan keagamaan hingga kegiatan lain yang dapat membantu orang tua.
Lanjut dia katakan bahwa begal itu adalah pengaruh pemuda yang tidak diterima oleh kelompok lain hingga dapat berbuat di luar kontrol pemuka agama dan orang tua. Tegas dia. Saat di temui di ruangannya
Cuma beberapa keadaan geng motor pernah kedengaran dan itupun setelah di telusuri bukan berasal dari wilayahnya namun tetapi dari daerah luar yang kebetulan lewat di wilayah jalan cakalan, tegasnya pada media terkininews.com.

