Manchester United Boyong Jaap Stam

Diterbitkan oleh Redaksi pada Jumat, 1 Juli 2016 09:00 WIB dengan kategori Olah Raga dan sudah 957 kali ditampilkan

JAKARTA - Bek asal Belanda itu didatangkan manajer Sir Alex Ferguson pada musim panas 1998, dan keberadaannya terbilang vital untuk lini belakang Setan Merah. Hari ini 18 tahun lalu, Manchester United meresmikan perekrutan Jaap Stam di saat yang bersangkutan masih memperkuat Belanda di Piala Dunia 1998 yang digelar di Prancis.

Pemain yang berposisi sebagai bek sentral itu pergi meninggalkan PSV Eindhoven, yang ia bantu menjuarai Eredivisie pada 1997, demi bermain di klub luar negeri pertamanya.

Stam mengawali kariernya bersama FC Zwolle, sebelum kemudian bergabung dengan Cambuur dan Willem II sebagai gelandang, namun ia mulai berubah peran menjadi bek sentral ketika membela PSV.

Adapun setelah membantu Belanda finis di urutan keempat di Prancis 98, Stam tak kesulitan untuk menjadi andalan di lini belakang United, dengan ia diduetkan bersama Ronny Johnsen atau Wes Brown.

Di musim pertamanya di Old Trafford, Stam, yang waktu itu berusia 26 tahun, memainkan peran kunci sebagaimana United memenangkan gelar Liga Primer, Piala FA dan Liga Champions. Ia juga terpilih sebagai Bek Terbaik Eropa setelah membantu timnya meraih treble di musim perdananya.

United kembali sukses mempertahankan gelarnya di musim berikutnya, dengan mereka unggul 18 poin di depan pesaing dekatnya, yang mana menjadi rekor tersendiri untuk Liga Primer. Stam sendiri hanya melewatkan lima pertandingan di musim tersebut.

Meski klubnya memenangkan gelar Liga Primer untuk kali ketiga beruntun pada 2000/01, Stam melewatkan sebagian besar kompetisi karena cedera Achilles. Di awal musim berikutnya ia lantas dijual ke Lazio oleh Sir Alex, yang kemudian mengakui bahwa hal itu merupakan sebuah kesalahan.

“Waktu itu dia [Stam] baru saja pulih dari cedera Achilles dan kami mendapatkan tawaran dari Lazio yang sulit saya tolak – namun jika dilihat lagi itu adalah kesalahan,” kata Sir Alex.

Stam menghabiskan lima tahun kariernya di Italia dengan tiga musim memperkuat Lazio dan dua musim bersama AC Milan.

Ia kembali ke negara asalnya pada 2006 untuk mengabdi bagi Ajax dan baru mengakhiri karier dua tahun berselang.

Sejak pensiun, Stam mulai beralih peran sebagai pelatih dengan musim lalu menukangi Ajax U-21 dan tim akademi. Namun mulai musim 2016/17, ia bakal melatih Reading setelah dikontrak klub Liga Championship itu selama dua tahun. (goal.com)