PEMKO Batam Dianggap Tutupi Penyelewengan Anggaran

Diterbitkan oleh pada Ahad, 3 Juli 2016 11:18 WIB dengan kategori Batam dan sudah 931 kali ditampilkan


 

Carut marut tersebut berujung pada keterlambatan gaji pegawai honorer yang pada akhirnya mengakibatkan terkendalanya pelayanan publik.

Lingkar Study Batam Progresif (LISBA-PRO) menyayangkan sikap Pemerintah Kota (PEMKO) Batam yang seakan-akan menutupi persoalan yang sebenarnya “Sejak 2016 ini sudah menjadi sorotan media. Tapi sayangnya PEMKO seakan enggan transparan terhadap permasalahan carut-marutnya pengelolaan anggaran di Kota” kata ketua LISBA-PRO, Alamudin Hamapu (3/4/2016).

Selain itu LISBA-PRO juga mempertanyakan pihak penengak hukum yang sampai saat ini belum melakukan penyelidikan “Kondisi ini tentu diperparah dengan sikap penegak hukum, dalam hal ini kejaksaan negeri Batam yang diam dan tidak melakukan penyelidikan. Meskipun indikasi penyimpangann uang rakyat cukup kuat” Tegas Alamudin.

 

Alimudin atau yang akrab disapa Udin ini menegaskan transparansi adalah mutlak penting “APBD itu bersumber dari uang rakyat. Dan penggunaannya harus di pertanggungjawabkan secara komprehensif. Dan rakyat berhak tahu” Kata Alam.