Ketua MPR Sebut Aksi Terorisme Kokohkan Persatuan Bangsa
Ketua MPR, Zulkifli Hasan, meyakini bahwa terorisme sesungguhnya tidak mengenal agama. Jika mengenal agama, lanjut Zulkifli, tidak mungkin para pelakunya melakukan aksi keji ke sesama manusia.
"Teroris tidak memandang agama. Saya percaya teroris tidak akan menang melawan agama. Makanya kita harus bersatu,” kata dia di sela open house di kediamannya, Jalan Widya Chandra IV, Jakarta Selatan, Rabu (6/7).
Ketua Umum PAN itu mengimbau masyarakat menghadapi ancaman teroris secara bersama-sama. Ia juga yakin, teror bom bunuh diri yang terjadi di Arab Saudi dan Surakarta, Jawa Tengah, kemarin, tidak akan memberikan rasa takut pada masyarakat.
"Justru, peristiwa keji itu dapat memperkokoh semangat persatuan Indonesia," tegas Zulkifli.
Selain itu, Zul meyakini juga kelompok teroris tidak akan berkembang di Indonesia. Indonesia memiliki ideologi Pancasila sebagai falsafah bangsa. Hal itu tidak akan mudah diruntuhkan oleh aksi terorisme yang mau memecah-belah bangsa Indonesia.
Zulkifli berharap momen hari Raya Idul Fitri 1437 Hijriah memberkahi umat Islam tanah air sehingga meraih derajat takwa setelah berpuasa di bulan Ramadhan. Termasuk, membuat tali persaudaraan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa semakin kuat.
Hadir dalam open house di kediaman Zulkifli sejumlah tokoh, antara lain Ketum Perindo Hary Tanoesoedibjo, Menteri Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Yohana Yambise, Mendikbud Anies Baswedan, serta Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan.
Selain itu, tampak juga Ketua OJK Muliaman Hadad Darmansyah, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid serta Ee Mangindaan, Mensos Khofifa Indarparawansa dan Ketua DPR RI Ade Komarudin. [ald]

