Wali Kota Makassar Rayakan Kemenangan dan Optomis Makassar Aman

Diterbitkan oleh pada Rabu, 6 Juli 2016 15:31 WIB dengan kategori Makassar dan sudah 889 kali ditampilkan

MAKASSAR - Lebaran telah tiba dan gema takbir telah di kumandangkan dan umat islam pun telah meraih kemenangan, disaat saat ke bahagiaan inipun tak terlewatkan dengan tradisi masyarakat kota Makassar untuk melaksanakan pawai kendaraan hias.

Wali kota Makassar Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto melepas 210 mobil pawai takbir dari 143 kelurahan dari 14 kecamatan se- kota Makassar di depan kantor Balaikota, jalan Ahmad Yani selasa (05/07/2016). 

Walikota yang di dampingi wakilnya Syamsu Rizal, beserta jajaran Pemkot, Sekda Ibrahim Saleh, Kapolrestabes Kombes Pol Rusdi Hartono, Dandim 1408 Letnan Kolonel (Kav) Otto Sollu, serta beberapa pejabat lingkup Pemkot Makassar.  

Pawai ini berlangsung begitu meriah dengan ratusan mobil hias menyerupai mesjid serta pengendara motor yang turut mengiringi dan mengambil start dari depan Balaikota menuju Mesjid Raya yang kemudian pawai berpencar ke wilayah masing-masing hingga membubarkan diri. 

Menurut Wali Kota Makassar, euforia ini menyambut kemenangan setelah sebulan penuh seluruh muslim melaksanakan amaliah ramadhan.  
"Tentunya malam kemenangan ini harus dibarengi dengan ketertiban dan keamanan agar supaya jangan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," tuturnya. 

Dari momen ini pula Danny bisa melihat kegembiraan yang secara kolektif yang akan membuat Makassar lebih kompak, dmana kebersamaan lebih menonjol dan bagi Danny hal ini adalah modal sosial yang besar untuk membangun Makassar yang lebih baik, dua kali tambah baik kedepan. 

Pawai takbiran seperti ini sudah sering dan rutin di lakukan sebagai tradisi menyambut hari raya bagi ummat Islam di Indonesia dan terkait soalan keamanan, seperti yang beberapa waktu lalu terjadi ledakan bom di Solo, Wali kota optimis tidak akan terjadi di Makassar. 

TNI/POLRI, dan seluruh jajaran Polrestabes dan Dandim, serta aparat Pemerintah kota Makassar dan juga seluruh masyarakat hingga ke tingkat RT saat ini di Makassar sudah merupakan satu sistem yang sangat baik, Sehingga kekuatan inilah yang diyakini mampu mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti yang terjadi di Solo.  

Meski beberapa daerah seperti DKI Jakarta dan Provinsi Jawa Barat melarang kegiatan serupa, namun kata Danny hal tersebut berbeda dengan Makassar. 

"Kalau kekhawatirannya untuk menghindari tawuran kelompok saat pawai, kita jamin di kota ini insya Allah tidak. 

Kita lihat masyarakat enjoy, tidak ada yang merasa tergganggu, karena kemenangan memang juga perlu kita rayakan, selama itu dalam batas ketertiban. Kita bisa lihat, seluruh rombongan konvoi ini masing-masing dikawal mobil polisi di depannya," ucap Danny. 

Sementara itu, Kapolrestabes Rusdi Hartono, menyampaikan pihaknya senantiasa memperkuat fungsi-fungsi intelijen dalam menjamin keamanan masyarakat kota.  

"Lebaran ini Insya Allah aman, karena dari ramadhan juga telah berlangsung aman dan insya Allah Idul Fitri dan selanjutnya pun akan aman. Untuk itu kami telah menerjunkan 2000 personel kami di seluruh Makassar," tutup dia.