Bahas GBHN, MPR RI Mulai Sasar Kampus
MAKASSAR, -- Universitas Negeri Makassar bekerjasama dengan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, menggelar diskusi kebangsaan MPR di gedung Finisi ruang Teater (19/07/2016).
Hadir sebagai narasumber Tb Sumanjaya Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR, Prof Dr Rifdan MS dari UNM, Prof Dr Kasmawati M.hum dari UNM, Dr Muh amal M.hum dan Dr Ir H Abd Aziz Kahar Musakkar Anggota badan pengkajian MPR.
Acara yang dihadiri ratusan mahasiswa UNM dan para dosen ini sebagai media untuk menyerap aspirasi dari perguruan tinggi untuk memberikan sumbangan pemikiran dan solusi menuju sistem ketatanegaraan Indonesia lebih baik
Prof. Kaswati juga mengatakan, bahwa Garis Besar Haluan Negara (GBHN) mesti nya depertahankan oleh negara.
"Kalau ada GBHN semua akan menjadi lebih jelas. Saya salah satu yang mendukung adanya GBHN karena perencanaan pembangunan menjadi lebih fokus dan berefek positif pada masyarakat,ujarnya.
Sementara Azis Kahar Mudzakkar mengatakan bahwa adanya GBHN ini dapat memperkuat pancasila. "Sekarang ini penyimpangan politik kita sudah marak. Apalagi munculnya antribut PKI yang sudah mengancam keutuhan bangsa, untuk itu saya memandang perlunya GBHN ini agar bisa memperkuat Pancasila," ujarnya dia di tempat yang sama.

