Jokowi-Jk Diminta Pantau Pilkada Dogiyai Papua

Diterbitkan oleh Adhie pada Jumat, 25 November 2016 18:45 WIB dengan kategori Headline Nasional dan sudah 2.633 kali ditampilkan

MAKASSAR, -- Gugatan atas dasar keputusan yang diambil oleh penwaslu bahwa SK di Dogiyai yang tidak pernah terdaftar pada tanggal 21 sampai 23 september membawa Apedius I Mote dan Freny Anouw dari PKPI ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) Makassar Jum'at (25/11/2016) terkininews.com

Atas dasar akomodir putusan Panwaslu yang telah dan membatalkan kabupaten Dogiyai sehingga ketua Dpp PKPI menaikkannya ke PTUN Makassar.

"Karena kami merasa bahwa kami dirugikan yang sesuai jadwal Nasional pada tanggal 21 sampai 20 september 2016 benar telah melakukan pendaftaran" tegas Apedius I Mote

Lanjut bahwa telah dua kali Panwas merekomendasikan untuk verifikasi ulang ke depan PKPI dan pihak terkait dengan pihak kami untuk sama-sama melakukan klarifikasi dan verifikasi di depan PKPI.

Pihak pihak terkait juga sudah mengeluarkan surat klarifikasi Atas Nama saya Apedius I Mote dan Freny Anouw yang berdasarkan hitungan KPU menetapkan kami sebagai calon tetap pada tanggal 24 dan tanggal 25 Oktober 2016, kami juga telah melakukan pencabutan nomor urut 5

Semua tahapan-tahapan itu kami sudah lakukan dan pada tanggal 25 hingga 29 Oktober 2016 kami menandatangani Deklarasi kampanye damai secara tingkat Provinsi yang dihadiri oleh ketua KPPU RI, Bawaslu RI dan dpp PKPI provinsi beserta 11 kabupaten kota di provinsi Papua termasuk kami di kabupaten Dogiyai.

Sementara itu di tempat yang sama Ketua DPP PKPI Papua Ramses Wally meminta Presiden RI Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla memantau proses pesta demokrasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) di kabupaten Dogiyai, Provinsi Papua tahun 2017.

Kami minta Pak Jokowi dan Jusuf Kalla memantau pilkada di Papua, khususnya di kabupaten Dogiyai, karena kami jauh-jauh datang dari Papua ke Makassar menggugat putusan panwas yang berujung sengketa pemilukada di Dogiyai yang sangat merugikan PKPI sebagai partai pendukung Jokowi dan JK," ungkap Ramses Walli

Sambil menyela Apedius Mote dan Freni Anouw mengaku optimis putusan hasil gugatan di PTUN Makassar 6 Desember mendatang, akan ia menangkan. 

"Kami yakin hasil putusan PTUN itu nantinya akan memenangkan kita yang berada di jalan yang benar,"terang Apedius(*)