30 Tahun Patok Batas NKRI Kembali di Temukan Satgas Yonif Raider 700/WYC

Diterbitkan oleh Admin pada Sabtu, 24 Desember 2016 16:30 WIB dengan kategori Headline Nasional Unik dan sudah 1.486 kali ditampilkan

JAYAPURA, -- salah satu julukan yang pantas disandang bagi Satgas Yonif Raider 700/WYC adalah "Ballana To Barania" artinya Rumahnya Orang-orang Pemberani. Satuan Penugasan ini merupakan tempat berkumpulnya para prajurit pemberani yang tak mengenal lelah untuk berbuat yang terbaik demi menjaga kedaulatan negata tercinta.

Dipaparkan bahwa untuk ke 4 kalinya prajurit Raider 700 tersebut telah berhasil menemukan patok batas yang selama 30 tahun sejak didirikannya patok itu belum pernah ada yang mampu mencapai ke lokasi patok.

Hal ini sangat berpengaruh terhadap kedaulatan Negara Indonesia tercinta, bagaimana tidak karena selama dalam perjalanan melaksanakan patroli dengan medan ekstrim yang terdiri dari hutan gunung dan rawa, para parajurit pun beberapa kali menemukan kampung yang masih berada di wilayah Indonesia tetapi di bawah pemerintahan Papua New Guinea yang telah dilaporkan kepada pemerintah pusat.

Bukti wujud dari bakti yang tulus dari prajurit Raider 700 untuk kedaulatan NKRI. Dansatgas Letkol Inf Horas Sitinjak mengatakan bahwa patroli patok batas merupakan salah satu tugas pokok kami.

Namun sesuatu yang luar biasa adalah ditemukannya patok patok batas yang selama ini beum pernah ada yang bisa mencapainya, sehingga sangat wajar apabila para prajurit diberikan penghargaan yang lebih, papar perwira abituren Akmil 99 itu.

Sementara itu Kapten Iwan Sunarya mengatakan perjalanan yang bukannya tanpa hambatan, prajuritpun harus menahan rasa sakit pada kaki yang lecet dan mengelupas dalam 11 hari perjalanan kondisi basah.

"Mencapai patok batas MM 5.1 yang baru beberapa hari lalu didapatkan sebagai pengobat lelah Satgas Yonif Raider 700/WYC." Terang Iwan Sunarya rabu (21/12/2016).

Rasa banggapun di sampaiakan oleh Danrem 172/PWY Kolonel Inf Bony C Pardede selaku Dankolakops, yang menyampaikan agar para prajurit tetap menjaga semangat dan mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang telah dicapai.

Dari laporan Kapt. Iwan Sunarya yang di konfirmasi via pesan mesengger sabtu (24/12/2016) bahwa latroli patok batas MM 5.1 yang dipimpin oleh Danpos Tatakra Letda Inf Dwiayanto Teguh Dantim Bravo 2 dengan kekuatan 16 orang menemukan patok dalam keadaan rusak berat.(*)