Warga So Mala Korban Banjir Bima Berharap Pemerintah Beri Bantuan Bibit Bawang
BIMA, -- Rombongan bupati & wakil bupati bima yang tiba pada senin 26 desember 2016 dan menyalurkan sejumlah bantuan logiatik kepada korban banjir di kec sape kab bima.
Warga yang di rendam banjir pada rabu (21/12) dan mendapat banjir susulan pada jum'at (23/12) mendapat simpatik dari rombongan bupati bima Hj Indah Damayanti Putri dan wakil bupati Drs H Dahlan, H, M, Nor. Langsung menuju lokasi banjirdan menyambangi masyarakat.
Sebanyak 4(empat) Pick-Ap mobil ranger bantuan logistik yang akan didistribusikan pada korban banjir di kec sape seperti pakaian, sarung, air mineral, mie instan, susu, selimut, makanan ringan/snack, dan pampes bayi.
Bantuan tersebut merupakan kiriman baik dari individu dan komunitas yang peduli pada sesama, ataupun dari Rukun Keluarga Besar Bima/RKB pulau lombok.
Terlihat mengiringi rombongan juga hadir Purek 111 Unram Prof. Dr Nasir, Drs H,M, Irfan Mm, kepala LPMP NTB Drs H Rusdi M.Si, Kepala Dinas Sosial Kab Bima Drs. H Soeharsono, Kepala Pelaksana BPBD Kab Bima dan Susilawati Ketua KPU Kab Bima.
Untuk sementara bantuan logistik tersebut rencananya akan di tampung sementara di kantor kecamatan sebelum di salurkan kepada warga desa korban banjir bandang
Usai berkumpul di kantor kecamatan sape rombonganpun menuju desa bugis salah satu desa kirban banjir bandang di dusun gusung, bupati bima beserta rombongan mengunjungi langsung rumah warga yang tergenang oleh banjir. Bupati dan wakil menyampaikan untuk tetap bersabar dan tabah(Kalembo Mena Ade) terhadap warga. Ucap Bupati Bima yang kemudian berpindah ke dusun bajosarae menyapa warga setempat seraya menyerahkan secara simbolis bantuan kepada kepala desa bugis, Amirullah.
Wabup Bima Drs Dahlan H. M. Nor menjelaskan bahwa bencana banjir bima merupakan suatu bencana alam yang tidak bersahabat.
"Pemerintah akan terus berupaya mensuport dan memberikan dukungan kepada warga korban banjir, seraya berharap warga bersabar dan tabah menghadapinya,'jelas M. Nor
Sebagai salah satu desa yang mengalami kerugian besar dari bencana banjir bandang yaitu desa parangina tepatnya di So Mala, sejumlah bawang merah direndam dan tertimbun lumpur banjir.
Petani berharap mendapatkan solusi dan bantuan bibit dari pemerintah yang meski Wabub telah mengatakan bahwa 'program bantuan bibit bawang merah tahun 2016 sudah selesai, dan menunggu program tahun 2017 lagi.
Masyarakat Sape rencananya akan menyampaikan hal permohonan bibit tersebut pada saat rapat, warga juga berharap infrasutruktur dan penanggulangan bencana banjir bersama muspida. terkininews.com selasa (27/12/2016).(edy/*)

