Era Managetable Alasan Pelaksanaan Pemilu Raya Rt/Rw di Makassar
MAKASSAR, -- Hari perdana kerja pasca libur tahun baru 2017, Walikota Makassar Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto langsung mengajak 153 lurah tancap gas dalam mengembang tugas-tugas pemerintahan.
Dalam Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) tersebut yang melibatkan 153 Lurah yang baru dilantik beberapa hari lalu, Danny menekankan hal-hal penting dalam menunjang kinerja lurah dan peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.
"Kinerja adalah jika seluruh secara administrasi kuangan, administrasi kepegawaian, kedisiplinan, dan dari Inspektorat tidak ada temuan maka itulah kinerja," paparnya dalam Rakorsus yang berlangsung di Ruang Pola Balaikota, (03/01/2017).
Lanjut menurutnya juga perlu kemampuan 'sombere' menggalang konsolidasi masyarakat sehingga akan terbentuk sebuah pemerintahan birokrasi yang meletakkan fungsi Camat, Lurah, serta RT dan RW menjadi pondasi yang sangat pennting sebagai perpanjangan tangan pemerintah di tengah-tengah masyarakat.
Selama ini kata Danny RT/RW tidak pernah dijadikan kekuatan dalam pemerintahan. Karenanya sejak saat ini dirinya ingin mengembalikan fungsi itu sehingga roda pemerintahan bisa berjalan optimal, sambung dia
"Kalau RT/RW-nya penting, Lurah lebih penting lagi, Sekcamnya lebih penting lagi, apa lagi Camat. Camat adalah wali kota di wilayahnya masing-masing," pungkasnya.
Tahun ini Danny menambah kewenangan Camat. Semua taman yang terlantar menjadi tanggung jawab Camat. Untuk hal itu, Ia pun telah memerintahkan Dinas terkait agar membagikan mobil kebersihan di tiap kecamatan sebagai penunjang.
Lebih dari itu Danny menyebut hal ini sebagai era managetable. Lurah dan 6.000 RT/ RW se-Makassar akan terpantau dalam satu sistem. Karena itulah menjadi alasan akan dilaksanakannya Pemilu Raya RT/RW dan bagaimana menciptakan RT/ RW yang smart ke depan dan yang terpenting bagi Danny adalah kualitas layanan kepada masyarakat harus dua kali tambah baik ke depan.(*)

