Camat Sape Gotong Royong Bersama Muspika Benahi Dam Besar Sape
BIMA, -- Banjir yang mengantam tanggul sayap kanan Dam Besar Sape menyebabkan tidak berfungsinya Dam dengan baik sehingga air melalui saluran sungai baru yang sebagian besar lahan pertanian masyarakat.
Muspika kec Sape terdiri dari Tni/polri beserta pemerintah Desa dari beberapa wilayah seperti desa Naru, Naru Barat, Rasa Bou, Sangia, Na'e, Rai Oi, Parangina dan Oi Maci yang dikoordinir oleh kepala desa masing masing mengambil langkah gotong royong tangani tanggul Dam Sape.
Gotong royong bersama muspika, tersebut juga di hadiri perwakilan dinas Pekerjaan Umum(PU), dan Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa tenggara.
Sambil menunggu perbaikan dari pemerintah, camat Sape Kamaruddin,S,Sos menempuh tehnik manual dengan menggunakan ranting kayu, dan di pancung dengan menggunakan bambu serta kayu, lalu ditimbun menggunakan eskavator agar air kembali mengalir melalui saluran sebelumnya.
" langkah ini ditempuh untuk membangun Dam darurat agar air kembali dapat mengairi sawah para petani seluas 1126 Ha", tutur camat Sape. Minggu 29/01/2017
Lanjut dia jelaskan kalau bencana tersebut telah di laporkan langsung ke pemerintahan daerah saat usai memantau pada (26/01) lalu, disebutkan pula kalau pihaknya telah melakukan koordinasi untuk bergotong royong dengan seluruh kades.
Sementara itu pemerhati sosial yang akrab di sapa Om Aras mengungkapkan bahwa Dam tersebut merupakan pembangunan yang berskala perioritas dan perlu di percepat prosesnya mengingat kebutuhan masyarakat.
Selaku tokoh masyarakat Aras meminta pemerintah agar secepatnya melakukan perbaikan tanggul sayap kanan Dam tersebut."Dam itu tumpuan harapan petani sekecamatan sape, apalagi intesitas hujan saat ini masih berpotensi tinggi". Ketus Aras.(*)

