KPPU Fokus Dorong Pembentukan Satgas Pengawasan Kemitraan UMKM
MAKASSAR, -- Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) saat ini fokus mengawasi model kerjasama antara Usaha Kecil Menengah (UKM) dengan perusahaan besar sebab kemitraan keduanya banyak ditemukan tidak dituangkan secara tertulis, hanya didasarkan oleh sikap saling percaya.
Selain ketua KPPU Syarkawi Rauf, sosialisasi tersebut juga didampingi narasumber Komisioner KPPU pusat Saidah, kepala biro kemitraan Dedy Sani dan A. M. Nur Bau Massepe. M. dengan tema "Pengawasan Perjanjian Kemitraan Sehat Untuk UMKM Yang Kuat Dan Berdaya Saing Tinggi". Senin (20/02/2017) di Aula Gedung keuangan Negara II lt 6, Urip Sumihardjo Makassar
Kontrisbusi UMKM kepada negara telah memberikan kontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja sebesar 9974% dari total serapan nasional dan memberikan kontribusi terhadap PDB sebesar Rp 1.013,5 triliun atau 5673%. Peran UMKM bagi perekonomian.
Dari data Dinas UMKM Kota Makassar, 2016 saat ini Jumlah UKM Kota Makassar pada 2016, ± 16.000 pelaku usaha yang terbagi dalam beberapa bidang usaha antara lain kuliner, Keraiinan, Fashion, Percetakan/Sablon dan lain-lain bila penduduk kota Makassar ditahun 2015 beriumlah 1.700.571 maka disimpulkan bahwa 0,94 s/d 1% adalah pengusaha.
Sementara ketua KPPU Syarkawi Rauf disela sela sosialisasi menyampaikan bahwa pihaknya saat ini bersama sama dengan Kementerian Koperasi dan UMKM telah membentuk satgas dengan berkoordinasi terus-menerus untuk satuan tugas pengawasan kemitraan sampai ke tingkat kabupaten kota. Ungkapnya.
Kemarin presiden RI Joko Widodo juga telah memastikan bahwa ekonomi kita dari waktu ke waktu cenderung semakin timpang antara yang kaya dengan miskin, ekonomi yang besar-besar ini terus tumbuh tapi yang menengah ke bawah ini pertumbuhannya relatif lambat. Tandas Syarkawi Rauf.
Salah satu cara untuk mengatasi ketimpangan yang dari waktu ke waktu cenderung semakin jauh semakin besar adalah dengan cara mendorong pembentukan kemitraan sehingga kedepannya akan tumbuh bersama jadi usaha besar.
Sehingga usaha kecil juga tumbuh dan ketimpangan dari waktu ke waktu kita bisa koreksinya. Mudah-mudahan kedepan usaha kecil bisa tumbuh karena masih kecil sizenya biasanya tumbuh dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi dibanding yang besar-besar ini.
Pengalaman teman-teman di Jepang memang ekonomi Jepang itu dibanguan berbasis sub kontrak atau berbasis kemitraan antara yang kecil dengan yang besar. jadi jangan berpikir bahwa Jepang itu membangun ekonomi hanya bertumpu pada usaha usaha kecil sehingga produk Jepang yang kita gunakan di Indonesia itu ditopang oleh UMKN yang ada dibawahnya.
Ketika di tanya perihal perkembangan kemitraan dengan luar negri menurut ketua KPPU saat ini fokus pada 7 propinsi dahulu dengan size ekonomi yang besar antara lain Sumatra Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Kalimantam Timur, dan bali sebagai salah satu sasaran.
Satgas nasional terdiri dari 10 masing masing kabupaten/kota propinsi, dan akan diperluas dengan melibatkan Kadin, Hipmi, serta pelaku usaha didaerah yang bisa ikut serta didalam tim pengawasan ke wirausahaan.(/*)

