Tiga Hal Tujuan Kunjungan Menteri Yohana di Makassar
MAKASSAR, -- Selain kunjungan di PAUD TAS/KB Rusunawa Panambungan, diwilayah binaan Yayasan Hadji Kalla, Kelurahan Panambungan, Kecamatan Mariso, kota Makassar, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Kambise juga melakukan kunjungan dikelurahan tamamaung, Kecamatan Panakkukang.
Kunjungannya tersebut terkait program Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk menghentikan tiga hal yang selalu menjadi permasalahan di Indonesia, sekaligus melakukan sosialisasi jelajah three ends ke Kota Makassar, Minggu (23/04/2017).
Tiga hal yang dimaksud tersebut adalah akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri perdagangan perempuan dan anak, akhiri kesenjangan ekonomi terhadap perempuan, yang tentunya ketiganya sangat memprihatinkan.
"Kunjungan kita ke Makassar kita fokus pada perlindungan dan pemenuhan hak anak," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Yohana menyempatkan diri untuk berdialog dengan masyarakat terkait permasalahan yang dihadapi kaum perempuan dan anak diwilayah masing - masing.
"Jika kalian mendapatkan tindakan kekerasan, laporkan. Kita punya DPPPA Kota Makassar untuk mendampingi kalian yang terlibat kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Hak kalian dilindungi oleh Undang-Undang, jadi jangan takut," tegas Yohana.
Ia menyebutkan, dari beberapa daerah yang dikunjungi, narkoba dan kekerasan seksual terhadap anak masih menduduki posisi teratas. Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya kasus narkoba, lem, dan daftar obat G yang melibatkan anak dibawah umur.
Menurutnya, hal yang paling utama dalam mewujudkan itu adalah orang tua, "Bagaimana masa depan bangsa kita kalau hal-hal seperti ini tidak segera kita berantas sejak dini. Anak-anak kita sekarang adalah cerminan masa depan bangsa,". Tandasnya
Kementerian PPPA memberikan atensi khusus untuk menangani permasalahan tersebut, termasuk permasalahan lain yang melanda perempuan dan anak.
Kementerian PPPA mengharapkan adanya kerjasama orang tua, organisasi masyarakat, serta yayasan pembinaan guna mengakhiri berbagai permasalah perempuan dan anak. (*/)

