Kegiatan Promotif Preventif Upaya BPJS Kcu Makasar Edukasi Anak Sekolah Dasar

Diterbitkan oleh Adhie pada Selasa, 18 Juli 2017 13:54 WIB dengan kategori Makassar dan sudah 708 kali ditampilkan

MAKASSAR, -- Masih dalam rangka memperingati HUT ke-49, BPJS Kesehatan berencana melakukan kegiatan promotif preventif serentak di 13 Sekolah Dasar (SD) yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia pada Rabu, 19 Juli 2017.

Tujuannya kegiatan promotif preventif adalah untuk mengedukasi anak-anak sekolah tetkait pentingnya pola hidup sehat sehari-hari. Melalui kegiatan promotif preventif tersebut, pelajar diharapkan dapat membudayakan pola hidup sehat sejak dini sehingga dapat terhindar dari penyakit.

"Kami ingin menunjukkan kepada para pelajar SD betapa murah dan mudahnya untuk menerapkan pola hidup sehat. Cukup dengan rajin menggosok gigi, cuci tangan, dan senam setiap hari, kita sudah bisa meningkatkan kebugaran dan sistem imun kita sehingga tidak mudah sakit," kata Unting Patri Wicaksono Pribadi dalam Konferensi Pers Pra Kegiatan Hidup Sehat Bersama BPJS Kesehatan di Makassar.

Dalam konferensi pers tersebut, Kepala Cabang Makassar, Unting Patri Wicaksono Pribadi Selasa (18/07//2017), terkininews.com menjelaskan bahwa kegiatan Hidup Sehat Bersama BPJS Kesehatan diharapkan dapat menggugah pelajar untuk meningkatkan rasa kepedulian, kerelaan membantu sesama, dan gotong royong dalam diri masing-masing. Beliau mengingatkan bahwa peran setta seluruh masyarakat dan generasi muda dalam mengawal keberlangsungan program JKN-KIS di Indonesia sangatlah besar.

"Dengan meningkatnya kesadaran generasi muda untuk berperilaku sehat sehari-hari, diharapkan ke depannya jumlah peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang sakit bisa menurun, sehingga pembiayaan pelayanan kesehatan dapat dialokasikan kepada program promotif preventif yang dilakukan agar masyarakat tetap sehat. Untuk itu, kami juga berharap pihak sekolah dan orang tua dapat turut serta dalam membudayakan perilaku pola hidup sehat. Apalagi usia anak SD adalah masa dimana anak-anak meniru kebiasaan orang-orang sekitarnya," kata Unting Patri Wicaksono Pribadi.

Adapun ke-13 titik SD yang dikunjungi BPJS Kesehatan yaitu SDN 24 Kuta Alam Banda Aceh, SD 13 Tuapeijat kab kepulauan mentawai, SDN 157 kecamatan kemuning palembang, SDN jatinegara kaum 03 pagi Jakarta Timur, SDN Dewi Sartika CBM Sukabumi, SD Negeri Pendowoharjo Sleman, SDN Pemda Banyuanyar kota Makassar, 1 kabupaten Sampang, SDN 5 Menteng Palangkaraya, SD Inpres Unggulan BTN Inpres 18 madrasah ibtiyah Negeri 1 Palu, SDN 1 Semarapura Tengah Klungkung, SD Sorong, dan SDN Bulakan III Cilegon.

Hingga 14 Juli 2017, terdapat 179.011.459 jiwa penduduk peserta Indonesia yang telah terdaftar sebagai bermitra JKN-KIS. Selain itu, terdapat total 20.877 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang perorangan, dengan BPJS Kesehatan, yang terdiri atas 9.829 Puskesmas, 4.523 Dokter Praktik itu, BPJS Kesehatan 1.151 Dokter Praktik Gigi Perorangan, 5.360 Klinik Pratama, dan 14 RS D Pratama. Selain lanjutan juga telah bekerja sama dengan 5.451 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Apotek, serta (FKRTL) 998 Optik. yang terdiri atas 2.179 Rumah Sakit (termasuk di dalamnya 181 Klinik Utama), 2.274. (*)