Gerindra Targetkan 60 Persen Menang Pilkada Serentak 2018

Diterbitkan oleh Redaksi pada Ahad, 3 September 2017 20:02 WIB dengan kategori Headline Jakarta dan sudah 1.099 kali ditampilkan

JAKARTA- Untuk menghadapi ajang Pilkada Serentak 2018 baik untuk pemilihan gubernur dan bupati/walikota, Partai Gerindra saat ini lebih siap baik dari segi daya dukung partai maupun dari kandidat yang akan didukung oleh partai. Gerindra menargetkan lebih dari 60 persen bisa memenangkan calonnya di Pilkada 2018 mendatang.

"Pengamatan saya di masyarakat, ketokohan dan nama besar Prabowo Subianto tetap menjadi pertimbangan masyarakat menyukai Gerindra. Belum lagi, posisi politik partai yang tetap konsisten diluar pemerintahan, menjadikan daya tarik tersendiri bagi masyarakat," ujar Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono, di Jakarta, Senin (28/8).

Dengan kondisi tersebut, sambung Ferry, tingkat popularitas, tingkat kesukaan dan tingkat penerimaan masyarakat akan tinggi. Disisi lain, kata dia, partai Gerindra saat ini memiliki kandidat calon gubernur dan bupati/walikota yang semakin baik prestasi maupun ketokohannya.

Menurut Ferry, Pilkada 2018 menjadi ajang penting menuju 2019. Kesukaesan di Pilkada 2018, kata dia, akan menghantarkan kesuksesan partai pada pemilu legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) 2019.

"Dari berbagai lembaga survei, posisi partai Gerindra saat ini ditempatkan bersaing dengan PDIP. Dinamika yang akan terjadi di antara kedua partai ini akan ditentukan oleh pilkada di pulau Jawa plus beberapa pilkada di daerah lain," tuturnya.

Ferry mengatakan, untuk pilgub Jawa Barat (Jabar) sudah hampir dipastikan pihaknya akan mendukung pasangan Dedi Mizwar dan Ahmad Syaikhu. Sementara, di Jawa Tengah (Jateng) saat ini partai masih memberikan kesempatan kader internalnya yaitu Ferry Juliantono dan Sudirman Said dari luar partai.

Pasca hasil survei nanti serta pasangan koalisinya, sambung Ferry, juga akan menjadi pasangan yang akan bisa berpotensi jadi ancaman bagi petahana dan PDIP di Jateng.

Begitu juga di Jawa Timur (Jatim), kandidat yang akan diusung oleh partai Gerindra masih melakukan sosialisasi dalam rangka memaksimalkan hasil survei yang bersangkutan.

Sumber: Suara Pembaruan