HNW Bandingkan Sikap Presiden Jokowi Terhadap Rohingya dengan Teror Paris

Diterbitkan oleh Redaksi pada Ahad, 3 September 2017 20:25 WIB dengan kategori Headline Internasional Jakarta dan sudah 1.252 kali ditampilkan

JAKARTA -Kekerasan terhadap etnis Rohingya yang dilakukan pemerintah Myanmar telah melanggar prinsip kemanusiaan, HAM dan bahkan menjurus kepada genosida.


Untuk itu, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid meminta pemerintah untuk tidak dia. Ia meminta Presiden Joko Widodo tidak diam dan mulai angkat bicara sebagaimana yang pernah dilakukan saat ada teror di Paris dan London.

"Yang terjadi di Rohingya lebih mengerikan dari aksi teroris di Paris dan London, tetapi sampai sejauh ini kita belum dengarkan satu ungkapan apapun dari Pak Presiden. Padahal ini jelas akan menghadirkan dampak apapun di negara-negara Asia," ujar Hidayat saat ditemui di DPP PKS, Jakarta Selatan, Minggu (3/9).

Hidayat menilai, pemerintah Indonesia mesti mendorong negara-negara yang tergabung dalam ASEAN untuk memberikan sanksi terhadap Myanmar. Salah satunya, pembekuan Myanmar dari keanggotaan ASEAN.

"Ini satu hal yang dikoreksi sangat keras termasuk oleh Indonesia. Indonesia penting lakukan lobi maksimal sehingga ASEAN bekerja menegaskan ini bertentangan dengan prinsip ASEAN bertentangan dengan prinsip masyarakat ekonomi ASEAN, ini hadirkan tragedi ASEAN," ujar pria uyang akrab disapa HNW itu. [RMOL/ian]