Usai Konvoi, KMLB Rayakan Tragedi SK 188 tahun 2011 Ke IV di Sumur Sakti

Diterbitkan oleh Redaksi pada Ahad, 24 Desember 2017 21:29 WIB dengan kategori Headline dan sudah 1.099 kali ditampilkan

BIMA, -- Usai konvoi peringati Tragedi SK 188 tahun 2011 Ke IV berlanjut ke Sumur Sakti "Temba Romba" dusun sori desa sumi kec Lambu, yang dilaksanakan oleh Kerukunan Mahasiswa Lambu Bima (KMLB).

Peringatan hari tragedi Lambu Berdarah, dihadiri sejumlah perangkat pemerintahan dan para tokoh agama dan masyarakat serta aktivis, sebagai ajang peningkatan tali silaturahim. Minggu (24/12/2017), terkininews.com

Mulyadin Spd, selaku tokoh penggerak ketika gerakan tragedi SK 188 menyampaikan apresiasi besar kepada seluruh elemen yang terlibat dan bergerak perjuangkan penolakan tambag emas dirinya berharap kegiatan tersebut jangan terhenti serta harus dirayakan pada tiap tahun sebagai simbol peringatan.
 
Lanjut menurutnya kepada pemerintah dan penegak hukum lainnya agar dapat menindak lanjut informasi tambang rmas masyarakat agar supaya aktivitas tambang apapun dilambu,atau tidak ingin ada hal-hal baru yang membuat resah masyarakat,dan selain itu,Mulyadin juga menyinggung tingkat kriminalitas yang akhir-akhir ini marak terjadi,seperti curanmor,jambret dll,perlu keseriuasan dan kerja sama.

Sementara itu kapolsek lambu Iptu Quraisin, dalam sambutanya juga berharap dukungan dan partisipasi dari masyarakat secara menyeluruh, agar segala permaslahan bisa di minimalisir.
 
Kapolsek Lambu juga menghimbau kepada masyarakat untuk sama-sama memberikan pencerahan terhadap keluarga dan anak-anak nya, agar bisa sama menjaga keamanan. Pinta Iptu Quraisin. (edy)