1.757 Pelanggar Lalu Lintas di Pekanbaru Ditilang
PEKANBARU-Setelah genap diselenggarakan selama 14 hari mulai 30 Oktober sampai 12 November, Operasi Zebra Muara Takus 2018 di Pekanbaru akhirnya selesai, Senin (12/11/18) kemarin. Selama 2 pekan operasi penegakan hukum terhadap pelanggar lalu lintas itu digelar, Sat Lantas Polresta Pekanbaru telah mengeluarkan sebanyak 1.757 lembar surat tilang dan 780 teguran.
Menurut Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Rinaldo Aser, dari jumlah tersebut pelanggaran terbanyak didominasi oleh pengendara sepeda motor yakni berjumlah 1.280 pelanggaran dengan jenis pelanggaran tidak menggunakan helm SNI, dan melawan arus lalu lintas. Sedangkan untuk mobil dan kendaraan khusus, polisi menemukan sebanyak 477 pelanggaran lalu lintas dengan jenis pelanggaran terbanyak yakni tidak mengenakan sabuk pengaman.
Kemudian, sambungnya, untuk usia pelaku pelanggaran lalu lintas didominasi antara usia 21 sampai 25 tahun yang berjumlah 513 orang. Sementara untuk lokasi yang paling sering ditemukan pelanggaran lalu lintas yakni berada di kawasan perbelanjaan yang berjumlah 789 pelanggaran lalu lintas.
"Jika dibandingkan dengan pelaksanaan Operasi Zebra pada tahun 2017 lalu, angka pelanggaran lalu lintas pada tahun 2018 mengalami penurunan sebanyak 32 persen. Tahun lalu tercatat ada 2.605 pelanggaran, sedangkan (Ops Zebra) tahun ini menurun menjadi 1.757 pelanggaran. Hal itu menandakan masyarakat sudah mulai memahami pentingnya tertib berlalu lintas untuk keselamatan berkendara," ujarnya kepada riauterkini.com, Selasa (13/11/18).
Aser melanjutkan, meski angka pelanggaran lalu lintas menurun, namun untuk jumlah angka lakalantas masih tetap sama, yakni 2 kasus lakalantas dengan korban jiwa nihil. Dengan berakhirnya Ops Zebra 2018, Aser pun berharap masyarakat dapat semakin sadar akan keselamatan berlalu lintas.
Tak lupa pula ia berpesan walaupun Ops Zebra sudah berakhir, tapi pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas secara rutin.
"Tertib berlalu lintas tidak hanya saat ada razia, jadi walaupun Ops Zebra sudah selesai, kita tetap akan melakukan operasi rutin penindakan pelanggaran lalu lintas. Selain itu, setelah Ops Zebra berakhir, di akhir tahun nanti kita juga akan melaksanakan Ops Lilin," tutupnya.*(riauterkini.com/gas)

