Mengerikan Jalintim Mendadak Banjir

Diterbitkan oleh Redaksi pada Senin, 17 Desember 2018 22:52 WIB dengan kategori Daerah Headline dan sudah 980 kali ditampilkan

PANGKALANKERINCI, RIAU - Banjir besar sepanjang sejarah kabupaten Pelalawan berdiri terjadi. Hal tersebut menyusul berubahnya, badan Jalan Lintas Timur (Jalintim) menghubungkan kecamatan Pangkalan Kuras dan Kecamatan Pangkalan Kerinci, menjadi sungai sepanjang 15 Kilo meter.

Tanda-tanda banjir besar ini, sudah mulai terpantau sejak dua hari kemarin. Dimana luapan air dari sungai Kampar naik kepermukan badan Jalintim, KM 83, tepatnya di desa Kemang kecamatan Pangkalan Kuras.

Dilaporkan air terus meninggi dan naik kebadan jalan. Hal tersebut di akibatkan, bebepara faktor. Faktor pertama lebih diakibatkya, tumpahan air dari waduk PLTA Koto Panjang. Faktor lain menyusul terjadinya, air pasang laut.

Terjadinya, pasang laut memungkinkan air menumpuk dan air sungai Kampar bertahan sehingga tidak mengalir ke hilir sampai kelaut lepas.

Pantauan riauterkini.com, Senin (17/12/18), untuk mengantisipasi terjadi korban, tepatnya di KM 83 sejumlah polisi terjun kelapangan guna mengatur arus lalu lintas. Bahkan, baik dari Sorek menuju Pekanbaru dipasang pengumuman Jalintim tak bisa dilewati. Dalam pengumuman itu para pengendara diminta untuk mencari jalan alternatif.

Dilapora, sepanjang jalan kurang lebih 15 kilo meter berubah membentuk sungai. Terhitung sejak Senin kenderaan roda dua, maupun kenderaan berjenis sedan tidak bisa melintas.

Para sopir yang mencoba nekat, melintasi badan jalan ikut terjebak mogok. Setidaknya, terpantau dilapangan puluhan kenderaan terjebak mogok.

Jalintim yang membentuk sungai ini hanya bisa dilewati oleh kenderaan bergardan tinggi. Seperti dumb truk, fuso maupun sejenisnya.***(riauterkini/feb)