Ekonomi Riau Tumbuh 2,98 Persen

Admin Rabu, 19 Desember 2018 00:01 WIB
309x ditampilkan Headline Pekanbaru

PEKANBARU, RIAU - Perekonomian Riau pada triwulan III 2018 tumbuh sebesar 2,98 persen (yoy). Jumlah itu meningkat dibandingkan dengan triwulan II 2018 yang hanya tumbuh sebesar 2,38 persen.

Demikian diungkapkan Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Riau, Siti Astiyah Selasa (18/12/18) membuka acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia. Hadir sebagai pembicara adalah Pengamat Ekonomi Nasional, Aviliani.

Menurutnya Siti Astiyah, meningkatnya pertumbuhan ekonomi Riau sejalan dengan pertumbuhan ekonomi di Sumatera yang juga mengalami peningkatan. Yaitu dari 4,66 persen pada triwulan II 2018 menjadi 4,72 persen pada triwulan III 2018. 

"Namun kondisi tersebut berbanding terbalik dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang melambat dari 5,27 persen (yoy) pada triwulan II 2018 menjadi 5,17 persen pada triwulan III 2018," terang Siti.

Disinggung triwulan IV 2018, Siti memperkirakan, perekonomian Riau di triwulan IV 2018 akan sedikit melambat dibandingkan realisasi triwulan III 2018. Pertumbuhan ekonomi di triwulan IV 2018 diperkirakan hanya tumbuh di kisaran 2,50 - 3,00 persen (yoy).

"Sumber perlambatan utama diperkirakan dari melambatnya ekspor luar negeri akibat terkontraksinya pertumbuban harga komoditas utama serta gejolak perdagangan dunia yang berpengarih terhadap ekspor luar negeri Riau," terang Siti.

Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Aviliani saat menjadi pembicara dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia yang digelar BI Riau, Selasa (18/12/18) mengungkapkan pemerintah daerah khususnya di Riau diminta untuk tidak membuat banyak peraturan daerah (Perda) yang bisa menghambat iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi.

Karena menurut Aviliani, banyak peraturan daerah di Indonesia yang memang justru membuat iklim ekonomi ataupun investasi menjadi makin sulit.

"Harusnya keberadaan Perda itu memudahkan orang berusaha, berinvestasi dan membuat pelaku usaha nyaman," ujarnya.*(riauterkini/H-we)