Muallaf Centre Kutuk Prilaku Intoleran China Terhadap Muslim Uighur
TANJUNGPINANG, Kepulauan Riau - Seluruh muallaf yang bergabung dalam Yayasan Muallaf Centre (YMC) mengutuk keras prilaku intoleran Pemerintah China terhadap muslim uighur.
Hal itu seperti yang diungkapkan Direktur YMC Muhammad Alfatoni baru-baru ini kepada wartawan. Menurutnya, tindakan intoleran dengan mengarantina muslim uighur tidak bisa ditolerir dan ini adalah pelanggaran HAM internasional terberat di akhir tahun 2018.
"Di saat semangat untuk menegakkan HAM di dunia internasional tentu peristiwa pengucilan muslim uighur sangat menyakitkan, prilaku intoleran ini tentu kita kutuk," kata Alfatoni.
Kepri sendiri, tambahnya, cukup banyak kerjasama dengan Pemerintah China salah satu diantaranya adalah pariwisata. "Nah, secara lokal kita bisa saja menghentikan hubungan kerjasama ini, toh juga kita tidak begitu rugi jika wisman China kita larang, ini adalah bentuk solidaritas Kepri yang mayoritas muslim," kata Alfatoni.

