Hasilkan Bandeng Terbesar di Pinrang, Universitas UMI Melalui LPMD Latih Olah Ikan

Diterbitkan oleh Adhie pada Rabu, 6 Februari 2019 20:15 WIB dengan kategori Daerah dan sudah 1.017 kali ditampilkan

PINRANG, - Fakultas perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia sebagai salah satu fakultas di lingkungan UMI yang seluruh Program studinya mendapatkan akreditasi "A" dari BAN-PT,

Melatih ibu-ibu rumah tangga dan remaja putri dalam mengolah ikan bandeng, di desa Mattombong Kecamatan Matiro Sompe Kabupaten Pinrang, yag melatar belakangi kegiatan, dan bahwa masyarakat di desa ini sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani tambak yang setiap tahun menghasilkan ikan bandeng cukup besar di Kabupaten Pinrang.

Dr. Ir. Ihsan. M. Si dalam arahannya selaku ketua pelaksana kegiatan ini mengatakan bahwa kegiatan pelatihan pengolahan ikan bandeng ini terlaksana atas kerjasama antara Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dengan Lembaga Pengabdian Masyarakat dan Dakwah (LPMD) Universitas Muslim Indonesia.

Lanjut dijelaskan pula bahwa selama ini ikan bandeng yang dihasilkan di desa ini kebanyakan di jual dalam bentuk gelondongan sehingga harganya lebih murah.

Diharapkan dengan kegiatan pelatihan untuk ibu-ibu rumah tangga dan remaja putri ini dalam mengolah ikan bandeng menjadi berbagai produk ikan olahan dapat meningkatkan nilai jual ikan bandeng,  dan sekaligus hasil kegiatan ini juga diharapkan menjadi sumber pendapatan, peluang usaha dan lapangan kerja baru untuk meningkatkan pendapatan dan taraf hidup masyarakat di desa ini.

Dalam kegiatan pelatihan ini juga ibu-ibu rumah tangga dan remaja putri dilatih sebanyak 25 orang selama 2 hari yakni hari sabtu s/d minggu tanggal 2–3 februari 2019 dengan berbagai olahan ikan bandeng.

”Bandeng Tanpa Duri, Bandeng Presto dan Bandeng Nugget”. Untuk memberi motivasi agar kegiatan ini berjalan secara berkesinambungan maka pelaksana kegiatan memberikan bantuan sarana dan prasarana pengolahan ikan bandeng seperti panci presto, talang dan pinset pencabut duri ikan bandeng.

Kegiatan pelatihan ini nantinya setelah dilaksanakan oleh masyarakat dapat menjawab  permasalahan masyarakat yang ada di daerah ini, yakni mengurangi tingkat pengangguran dan angka kemiskinan,  meningkatkan  produktifitas khususnya ibu rumah tangga dan remaja putri.

Keluaran dari kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat

  1. Meningkatkan pemahaman, pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam penerapan teknologi baru melalui pembinaan dengan membentuk masyarakat yang produktif berkinerja tinggi, berwawasan tinggi, mandiri secara ekonomi sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya dan mengurangi tingkat pengangguran.
  2. Meningkatnya pendapatan ibu rumah tangga dan peningkatan hasil produksi usaha ikan bandeng dan.
  3. Lahirnya suatu kelompok usaha bersama ibu rumah tanga dan remaja putri produk-produk olahan serba bandeng seperti Nuget bandeng, bandeng Presto, Bandeng Tanpa Duri dan Abon bandeng dan lain-lain sebagainya.

Ketua kelompok wanita desa yang beranggotakan ibu-ibu rumah tangga dan remaja putri sangat mengapresiasi pelaksanaan dari kegiatan ini dan mereka berharap kedepan agar supaya ada lanjutan kegiatan ini terutama pelatihan yang terkait manajemen kewirausahaan, administaris, aspek ekonomi dalam usaha.

Mereka juga berharap ada bantuan freezer sebagai sarana awal dalam menjalankan kelompok usaha bersamanya supaya cepat berjalan.   Ihsan, selaku pelatih/pelaksana kegiatan menjelaskan, bahwa kegiatan pelatihan pengolahan ikan serba ikan bandeng semuanya dibiayai Universitas Muslim Indonesia melalui Lembaga Pengabdian Masyarakat dan Desa (LPMD), sebagai salah satu bagian dari pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi UMI yang tahun ini mendapatkan akreditasi Institusi dari Badan Akreditasi Nasional  PT dengan nilai   “A”. (UKI/*)