Ongkos Pilkada Mahal Picu Kepala Daerah Korupsi

Admin Kamis, 12 Desember 2019 08:10 WIB
178x ditampilkan Headline Tanjungpinang

TANJUNGPINANG, - Peneliti muda Gurindam Research Centre (GRC) Rian Hidayat mengungkapkan relatif tingginya biaya Pilkada memicu kepala daerah untuk korupsi dalam bentuk suap dari OPD dan pengusaha.

"Biaya Pilkada yang relatif tinggi memicu kepala daerah melakukan praktek korupsi, prilaku politik setoran di kalangan kepala daerah bukanlah hal yang tabu lagi hanya saja secara hukum harus ada pembuktian dan persaksian," kata Rian Hidayat.

Disamping biaya politik yang begitu tinggi, prilaku masyarakat yang sering meminta sesuatu juga mendorong kepala daerah untuk korupsi.

"Banyaknya request dalam bentuk cash money oleh masyarakat juga kadang membuat politisi kita bingung dan membuat mereka juga mencari pundi-pundi pendapatan baru. Kepala daerah ingin terlihat seperti Robin Hood," kata Rian Hidayat.