Bupati Bintan Apri Sujadi Bantah Pemberitaan Diperiksa KPK

Admin Rabu, 1 Januari 2020 18:56 WIB
779x ditampilkan Bintan Headline

BINTAN - Setelah diberitakan oleh sebagia besar media lokal di Kepri terkait pemeriksaan Bupati Bintan Apri Sujadi yang diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), akhirnya Ketua DPD Demokrat Kepri angkat bicara dan mengklarifikasi melalui akun facebooknya. Dia menulis status sedang di kota suci sekaligus mengungkapkan berita terkait dirinya adalah fitnah.

"Banyak yang bertanya saya ada di mana? Merek a mengabarkan bahwa publik banyak bertanya dan menyampaikan asumsi atas informasi yang kurang tepat bahkan mendiskreditkan serta fitnah - fitnah," tulis Apri Sujadi dari Mekkah, Rabu (1/1/2020).

Di video yang  dipostingnya di akun facebooknta, Apri Sujadi juga memperlihatkan dia sedang membagi- bagikan makanan, minuman serta jajanan kepada jemaah yang baru pulang dari Masjidil Haram. 

"Mari kita tenang dan sabar menghadapinya, yakinlah Allah akan membalas dengan jawaban penuh kebaikan dan kemudahan,"  tulis Apri Sujadi.


Berita Diperiksa KPK

Seperti yang dilansir media siber batamnews.com, sebelumnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan pemeriksaan terhadap Bupati Bintan Apri Sujadi terkait dugaan penyelewangan fasilitas Free Trade Zone (FTZ). Apri Sujadi diperiksa sekitar 5 Desember lalu.

"Betul, pemanggilan tersebut utk klarifikasi," ujar Ipi Maryati, Jubir KPK Bidang Pencegahan kepada Batamnews, Selasa sore (31/12/2019).

Surat pemanggilan tersebut bernomor R-1869/22/11/2019 tertanggal 22 November 2018 dengan perihal permintaan keterangan Apri Sujadi. 

Apri memenuhi panggilan itu dan diperiksa di Kantor BPKP Kepri, Sekupang pada 5 Desember 2019.

Surat yang ditandatangani Plt Deputy Bidang Penindakan u.b Plt Direktur Penyelidikan, Iguh Sipurba diterangkan permintaan klarifikasi/didengar keterangannya terkait dugaan tindak pidana korupsi berupa penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan penyelenggara negara terkait pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Negara (KPBPB) tahun 2016-2019).

Apri Sujadi diperintahkan membawa CV, SK Pengangkatan Bupati Bintan, SK pengangkatan anggota atau Wakil Ketua Dewan KPBPB Bintan, rekening koran 2016-2019 dan slip gaji 2016-2019 serta dokumen terkait lainnya. (red/terkininews)