Ketum IGI Sorot Kemdikbud Harus Evaluasi Keterlibatan Lembaga CSR

Diterbitkan oleh Admin pada Kamis, 23 Juli 2020 22:21 WIB dengan kategori Headline Makassar Pendidikan dan sudah 345 kali ditampilkan

MAKASSAR, -- Ikatan Guru Indonesia sepakat dengan tuntutan banyak pihak terkait keterlibatan lembaga - lembaga CSR dalam Program Organisasi Penggerak Kemdikbud atau POP. 

Evaluasi ini terkait penggunaan anggaran negara oleh lembaga tersebut apalagi mereka sudah ditetapkan status dan besaran bantuannya meskipun belakangan muncul informasi bahwa akan ada patungan atau bahkan lembaga CSR melakukannya dengan mandiri.

"Terkait anggaran ini perlu diperjelas sejelas - jelasnya apalagi banyak yang mengaitkan personal dirjen GTK dengan lembaga tersebut." Ungkap Muhammad Ramli Rahim Kamis (23/7/2020) kepada terkininews.com 

Selain persoalan anggaran, juga terkait evaluasi kesuksesan program ini kedepannya, jangan sampai sukses lembaga-lembaga tersebut hanya menjadi klaim kemdikbud padahal kemdikbud sama sekali tak melakukan apapun terhadap lembaga tersebut. Ujarnya

"Jika memang ingin melibatkan Sampoerna Foundation dan Bakti Tanoto, mestinya kemdikbud sejak awal mengkomunikasi hal tersebut bukan hanya kepada dua lembaga itu tetapi kepada semua lembaga CSR yang pernah atau masih berperan dalam peningkatan kualitas pendidikan. Tambahnya

Meskipun demikian, menurut Ramli Rahim bahwa PP IGI sudah memutuskan untuk tetap akan mendukung kemdikbud dalam menjalankan Program ini mengingat cita - cita awal IGI yang memang berkeinginan meningkatkan kompetensi guru Indonesia.

IGI ingin terlibat mencari solusi dan menemukan masalah dari program ini dengan terlibat didalamnya secara langsung karena selama ini IGI berada diluar pemerintah dan dalam 3 tahun pertama sukses melatih 1,5 juta guru meskipun tanpa bantuan Kemdikbud.

Hingga saat ini kemdikbud belum menemukan pola meningkatkan kompetensi guru secara efektif, hal ini  tergambar dari rendahnya hasil uji kompetensi guru Indonesia dan posisi indonesia dalam berbagai parameter internasional. Tutupnya.(*/)