Tajak Pengeboran Sumur Eksplorasi West Belut-1 Medco Tuai Apresisasi SKK Migas

Diterbitkan oleh Admin pada Kamis, 1 Oktober 2020 12:50 WIB dengan kategori Headline Jakarta dan sudah 760 kali ditampilkan

JAKARTA, -- SKK Migas kembali memberi apresiasi kerja keras KKKS, yang melakukan pemboran di wilayah kerja Blok B South Natuna Sea, Kepulauan Riau dan menurunnya harga minyak mengingat kegiatan investasi ini tetap dilakukan meski saat pandemi Covid-19.

Tajak pemboran sumur Eksplorasi West Belut-1, di Wilayah Kerja Blok B South Natuna Sea, Kepulauan Riau tersebut dilaksanakan hari ini. Kamis (1/10/2020) oleh Medco E&P Natuna Ltd. (Medco) dimana sebelumnya pada tahun 2020 Medco juga telah melakukan beberapa pengeboran Sumur Eksplorasi pada tahun ini yaitu, Sumur Bronang-2, Kaci-2 dan Terubuk-5.

Seremoni tajak pemboran sumur Eksplorasi West Belut-1 dilakukan secara daring yang dihadiri Wakil Kepala SKK Migas Fatar Yani Abdurrahman serta Direktur utama Medco E&P Indonesia, Ronald Gunawan.

"Kami memberi apresiasi sebesar - besarnya kepada Medco yang merealisasi komitmen pemborannya pada tahun 2020. Ini adalah usaha keras di tengah situasi yang kita hadapi. Kami berharap pemboran ini juga berhasil menambah sumber daya migas nasional mengikuti keberhasilan sumur – sumur sebelumnya." kata Fatar Yani.

Dari kegiatan pemboran yang dilakukan sebelumnya, Sumur Kaci-2 berhasil mengalirkan gas kering berkualitas tinggi dengan hasil uji sebesar 13 MMSCFD dari 2 zona DST. Medco juga berhasil merampungkan pengeboran sumur eksplorasi Bronang-2 dengan total hasil uji alir sebesar 45 MMSCFD dari 4 zona DST. 

Medco juga berhasil menemukan tambahan sumber daya migas melalui pengeboran Sumur Eksplorasi Terubuk-5. Dari ketiga hasil interval well testing, Sumur Deliniasi Terubuk-5 terbukti mengalirkan total gas sebesar 33 MMSCFD serta total minyak dan kondensat sebesar 3.300 BOPD dari 3 zona DST.

Pada kesempatan tersebut, SKK Migas mengucap terima kasih dan selalu berharap agar kegiatan-kegiatan sejenis selalu mendapatkan dukungan dari stakeholder, sehingga usaha menambah sumber daya migas nasional dapat dilakukan dengan mulus.

"Keberhasilan pemboran sumur-sumur sebelumnya, dan kegiatan tajak yang dilakukan hari ini menunjukan kolaborasi yang baik antara Direktorat Jenderal Migas KESDM, SKK Migas dengan Medco sehingga beberapa proyek eksplorasi telah selesai dilaksanakan sesuai harapan bersama. Semoga ke depan kita mendapatkan tambahan- tambahan yang signifikan, sehingga cita-cita 1 juta barel minyak pada tahun 2030 dapat direalisasi,”tambah Fatar. (*/)