Mahasiswa Teknik Pertambangan UMMU Melaksanakan KLT Dan Bacan Metamorfosis 2021

Diterbitkan oleh Adhie pada Selasa, 2 Maret 2021 17:41 WIB dengan kategori Daerah Pendidikan Suara Mahasiswa dan sudah 682 kali ditampilkan

LABUHA - Program Studi Teknik Pertambangn Fakultas Teknik Universitas Muhammadiya Maluku utara rutin melaksanakan kuliah lapangan terpadu dan Bacan Metamorfosis di Indari, Bacan Barat, Halmahera Selatan.dari tanggal (18 -24/02/2021).

 

Kuliah lapangan tersebut merupakan sebuah proses transformasi mahasiswa Teknik Pertambangan menjadi junior geophysicist, yaitu seseorang yang sudah mumpuni keilmuan geofisikanya dan telah mengaplikasikan ilmunya secara nyata dengan bekerja pada keadaan sesungguhnya di lapangan.

 

“Kuliah lapangan terpadu dan Bacan Metamorfosis 2021 ini paling banyak peserta yang mengukuti di dibandingkan KLT di tahun tahun sebelumnya KLT 2021 ini sebanyak 95 peserta “ ujar ketua Panitia KLT 2021, Enar.

 

Indari Bacan Barat adalah daerah bebatuan yang berasal dari kelompok batuan pembentuk lempeng  lempeng benua. Kumpulan batuan tersebut tercampur dan terhimpun selama Ratusan tahun, sehingga memiliki elemen geologi yang kompleks.

 

“Indari ini adalah laboratorium alam geologi yang memiliki berbagai elemen dan struktur batuan geologi yang terbilang lengkap karena Ada panas buni berupa Air panas dan juga Ada emas  oleh karena itu sangat cocok untuk dijadikan tempat belajar” ujar Korlap, Ajir.

 

Kuliah ini mencakup Tujuh hari kuliah lapangan geologi dan diikuti tujuh hari kuliah lapangan geofisika. Latar belakang diadakannya kuliah lapangan geologi ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang materi-materi geologi (secara teori) yang telah diberikan dalam perkuliahan, yaitu tentang batuan dan mineral. Sehingga, diharapkan mahasiswa dapat mengetahui bagaimana bentuk-bentuk fisik dari suatu singkapan, karakteristik batuan dan proses terjadiannya batuan dan mineral itu sendiri di alam. Begitu juga dengan kuliah lapangan terpadu, mahasiswa akan lebih leluasa memanfaatkan kesempatan untuk mempraktikan ilmunya. Mahasiswa akan melakukan pemetaan geologi secara sederhana dan menghadapi tantangan-tantangan medan di lapangan termasuk elemen-elemen alam seperti cuaca.

 

Menariknya, mahasiswa difasilitasi untuk memanfaatkan pengalamannya di Indari Bacan barat guna membuat subuah riset yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Riset tersebut bertujuan untuk menggali pemahaman mahasiswa terhadap ilmu geofisika itu sendiri. Mahasiswa dapat mengumpulkan sampel batuan dan membawanya ke kampus untuk diteliti lebih lanjut" Ujar Ketua Himpunan Teknik Pertambangan, Ummu  Mudrika Masud

 

Sementara Kata Albert Senior pembimbing mengatakan Bahwa Di Lokasi Kulia lapangan terpadu (KLT 2021) sangat menarik perhatian bagi mahasiswa Tambang,Karena di Indari Terdapat Panas Bumi (air panas) dan beberapa jenis bahan galian Meneral setelah diteliti lewat sampel seperti emas.

 dan di tempat ini Harusnya dijadikan sebagai tempat Kulia alam atau tempat penelitian bagi mahasiswa Pertambangan