Gubernur Jawa Tengah Nyalakan Api Abadi Mrapen di Grobogan

Diterbitkan oleh Tauhid pada Selasa, 20 April 2021 22:38 WIB dengan kategori Daerah Jawa Tengah dan sudah 114 kali ditampilkan

GROBOGAN 

Tepatnya di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong  Kabupaten Grobogan. Baik pemerintah provinsi sampai pemerintah desa sepakat untuk bersama-sama merawat gas Api Abadi Mrapen dengan melarang adanya pengeboran illegal.

 
Kepala Desa (Kades) Manggarmas Ahmad Moefid mengatakan, pemerintah desa akan menindak tegas warga yang melakukan pengeboran secara illegal atau tanpa izin. “Kami menyiapkan sanksi yang melanggar,” kata Moefid ditemui di lokasi penyalaan kembali Api Abadi Mrapen, Grobogan, Selasa (20/4/2021).

Bahkan, dari salah satu minimarket yang menjadi salah satu pemicu padamnya Api Abadi Mrapen lalu, telah mendapatkan sanksi dari pemdes. Yaitu harus memberi ganti rugi pascakejadian. Pemdes juga telah beberapa kali melakukan sosialisasi agar tidak mengebor sembarangan.

Ganjar mengatakan, mulai hari ini pihaknya meminta semua pihak merawat Api Abadi Mrapen supaya tetap menyala."Mulai hari ini, mari kita pelihara. Semuanya punya rasa handarbeni, memiliki. Agar kita bisa merawat (Api Abadi Mrapen)," kata Ganjar.
 
Ganjar juga menambahkan"  api sebelumnya padam.  Setelah dicek satu persatu, akhirnya memang ditemukan kebocoran gas di beberapa titik. Oleh karena itu, Ganjar berpesan kepada masyarakat untuk merawat Api Abadi Mrapen. 

Api Abadi Mrapen merupakan ikon dan kebanggaan dari Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah bahkan Negara Indonesia. Lokasi tersebut sering digunakan untuk even penting baik tingkat nasional maupun internasional seperti pengambilan obor pada acara PON, Asean Games dan Acara Keagamaan Waisyak, "pungkasnya.

Diskominfo / Suroto Anto Saputro