Berbagi Ifthar Bersama Yakesma, Mahasiswa STEBI BATAM Jadikan Momen Asah Empati

Diterbitkan oleh Saiful pada Jumat, 30 April 2021 13:22 WIB dengan kategori Batam Headline dan sudah 618 kali ditampilkan

BATAM – Kampus Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam (STEBI) Batam bekerjasama dengan LAZNAS YAKESMA Kepulauan Riau Layanan Batam terus menggiatkan agenda 30 hari berbagi ifthar untuk anak-anak panti asuhan dan santri penghafal Al-Qur’an (hafidz-red) yang ada di Kota Batam. 
“Alhamdulillah hingga memasuki hari ke 17 Bulan Ramadhan ini, mahasiswa/i  dari Kampus STEBI Batam dan relawan Yakesma Batam sudah hadir di beberapa kecamatan seperti Bengkong, Batu Ampar, Sekupang, Batu Aji, Batam Kota, Lubuk Baja dan Sagulung, untuk berbagi ifthar “tutur Adi selaku wakil Ketua I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan STEBI Batam (30/04/2021). 


Selain untuk meringankan beban sesama, momen ini juga dimanfaatkan sebagai agenda edukasi bagi mahasiswa STEBI Batam yang terlibat sebagai relawan kegiatan berbagi ifthar.


“Kuliah tidak semata-mata bicara nilai akademik, namun banyak hal yang harus didapat ketika menempuh pendidikan tinggi seperti mengasah softskill, kegiatan berbagi ifthar ini merupakan salah satu wadah bagi mahasiswa untuk dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat dan kondisi lingkungan yang menjadi modal setelah lulus dan bukti empati dari mahasiswa Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam (STEBI) Batam terhadap kondisi pandemi.” tambah  Waka I STEBI Batam. 

 

Banyak pesan yang disampaikan oleh pengurus dan pengelola panti dan pondok penghapal qur’an kepada kami, semoga kegiatan ini menjadi amal ibadah dan ladang pahala bagi para donatur, mahasiswa/i dan relawan Yakesma yang sudah meluangkan waktunya untuk berbagi ke tempat kami.  

 

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Yakesma Layanan Batam, Esa Aditya mengucapkan terimakasih kepada para donatur yang turut mengsukseskan agenda ini.


“tentu ini tidak lepas dari para donatur yang sudah memberikan sumbangsihnya yang begitu berarti. Semoga agenda ini bisa berlangsung penuh dan sukses selama 30 hari ramadhan ini.” ujar Esa.


Kegiatan serupa direncanakan akan dilaksanakan diseluruh kota batam termasuk wilayah hinterland selama 30 hari di bulan suci ini.