Rusak Parah, Pemda Bone Abaikan Jalan Poros Penghubung Bendungan Sanrego

Diterbitkan oleh Admin pada Sabtu, 22 Mei 2021 20:19 WIB dengan kategori Daerah Headline dan sudah 266 kali ditampilkan

BONE - Warga Desa Biru dan Desa Carima, Kecamatan Kahu Kabupaten Bone, mengeluh kerusakan jalan kondisi Jalan Poros yang menghubungkan Bendungan Sanrego, yang tak kunjung diperbaiki (Pemda) Pemerintah Daerah dan malah dibiarkan tak kunjung diperbaiki. 

Salah satu Pemuda Kampung Desa Biru, Akmal Hidayat, kepada awak media sangat sesalkan sikap Pemerintah Kabupaten Bone dimana jalan poros Desa Biru dan sebagian Desa Carima yang sudah rusak parah dengan jarak kerusakannya hingga berkilo-kilo meter, selama -+10 tahun lamanya

Kondisi jalan sudah rusak parah, berlubang dan banyak batu lepas sehingga ketika hujan jalanan berlubang dipenuhi air. Kita masyarakat yang lewat juga harus berhati-hati karena jika salah jalan bisa terjatuh. Ungkap Akmal pada, Kamis, (20/5). Lalu

"Karena jalan ini merupakan akses utama masyarakat Desa Biru dan beberapa tetangga Desa untuk beraktivitas, baik ke jalan menuju Kabupaten Maros maupun salah satu akses menuju Kabupaten tetangga Sinjai dan 80% masyarakat di Desa Biru dengan mata pencaharian sehari-hari adalah petani, dimana mereka butuh akses jalan yang baik untuk mengangkut hasil panen mereka,' jelasnya.

Lanjut Akmal mengungkapkan, bahwa yang jadi pertanyaan pada Pemerintah Kabupaten Bone adalah mengapa masyarakat Desa Biru harus sering mengeluh, namun tidak diperhatikan, padahal mereka juga adalah bagian dari Kabupaten Bone. 

"Kami ini bukan dari Kabupaten lain, sehingga sudah lihat kondisi jalannya yang sudah parah seperti ini pun masih tetap dibiarkan, jangan sampai ada masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis terhambat akibat melewati jalan yang rusak ini, miris!," imbuh Akmal.

Akmal berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bone agar bisa lebih memperhatikan lagi keluhan masyarakat dan segera melihat kondisi untuk scepatnya melakukan pengaspalan

"Setelah melihat dan membaca keluhan kami ini, bagi pemangku kepentingan segera merespon dan memperhatikan kondisi Bone bagian selatan ini," tutupnya. (*/)