Diduga Akibat Protes Proyek Material, Warga Dikeroyok Oknum Pegawai PDAM

Diterbitkan oleh Admin pada Rabu, 2 Juni 2021 18:03 WIB dengan kategori Headline Makassar dan sudah 1.191 kali ditampilkan

MAKASSAR -- Diduga oknum pegawai PDAM Kota Makassar telah melakukan pengeroyokan di Kompleks PDAM Kota Makassar Jl Dr Ratulangi Keluarahan Mangkura Kecamatan Ujung Pandang Kota Makassar

Adapun Kronologi kejadian dikisahkan Akbar Busthami Rabu (02/06/2021) hal tersebut ditenggarai lantaran adanya pengankut material proyek pembanguan sarana olahraga yang terletak di ujung kompleks PDAM Kota Makassar,.

Meski sempat diketahui bahwa warga kompleks PDAM dan pihak PDAM kota makassar telah menyepakati adanya pengangkutan material proyek tersebut hanya sampai pada pukul 18 : 00 sore. Namun giat terus berjalan hingga pukul 23 : 00 dan masih terlihat ada mobil dum truck yang masuk dan membawa material proyek pembangunan sarana olah raga.

"Giat itu kemudian dihadang oleh warga bahwa sudah ada perjanjian yang disepkati oleh pihak PDAM kota makassar dan Warga Komplek PDAM kota makassar terkait waktu pengangkutan material proyek tersebut." Ungkap Akbar Busthami

Akbar Busthami selaku korban menjelaskan saat terjadinya pemukulan yang membuat mata kanannya memar dan bercak merah serta luka bengkak di dahi.

"Saya dipukul oleh beberapa oknum pegawai PDAM Kota Makassar sehingga dahi saya bengkak, dan mata kanan saya tidak berfungsi dengan baik karena luka memar dan bercak merah," Ujar Akbar saat ditemui di polsek ujung pandang makassar.

Lanjut Ia (Akbar Busthami) menambahkan bahwa awal dari pada pemukulan tersebut disebabkan oleh komplen warga terhadap pembangunan ruang terbuka hijau akibat banjir pada kompleks PDAM tersebut.

"Awalnya kan kita komplen terkait pembangunan ruang terbukan hijau milik PDAM kota makassar yang mengakibatkan banjir pada wilaya perumahan warga, dan saat sebelum kejadian pemukulan pihak PDAM yang dipimpin direktur utama PDAM kota makassar bersama puluhan pegawainya yang membuat warga sekitar ketakutan." Jelas Akbar.

Hal senada di ungkap Mustajab (47) tahun yang juga menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan pihak PDAM kota makassar yang mengakibatkan cedera pada lutut dan mulut.

"Pas kejadian saya dalam posisi merekam dan mengambil gambar dan pada saat itu ada dua orang pegawa PDAM yang langsung menghampiri saya dan langsung memukul pas rahang kanan saya dan setelah kedua pegawai itu memukul datang lagi sekitar delapan orang memukuli saya sampai tersungkur ke aspal,"Jelas Mustajab saat ditemui di polsek ujung pandang kota makassar.

Saat di konfirmasi melalui via whatsapp direktur utama PDAM Kota Makasaar memilih bungkam, sampai saat ini redaksi masih menunggu konfirmasi dari pihak terkait. 

Dalam kejadian tersebut ada dua orang korban yang mengalami luka - luka akibat pengeroyokan tersebut, korban tersebut ialah Akbar Busthami dan Mustajab, kedua orang lelaki tersebut adalah warga kompleks PDAM kota makassar. (Ancha/***)