Mau Rintis Bisnis, Kampus ITB Kalla Solusi Kuliah Sambil Berwirausaha

Diterbitkan oleh Admin pada Senin, 14 Juni 2021 15:45 WIB dengan kategori Bisnis Headline Pendidikan dan sudah 152 kali ditampilkan

MAKASSAR, -- Dunia saat ini telah berubah, berubah dan terus berubah seiring perubahan dunia pendidikan yang mengharuskan Generasi muda dan mempersiapkan masa depan yang penuh perubahan seperti masa industri 4.0 yang juga menuntut dunia pendidikan melakukan penyesuaian diri dalam sisi kurikulum, proses belajar, people dan teknologi.

Hal tersebut juga juga tentunya sejalan tanpa memgesampingkan tantangan bagi para lulusan Perguruan Tinggi yang saat ini di titik beratkan dengan lapangan kerja yang tersedia lebih sedikit daripada sarjana yang membutuhkan pekerjaan.

Menurut Dr. H. Syamril, S.T., M.Pd. (Rektor ITB Kalla) Senin (14/6/2021) bahwa sesuai data Kemendikbud tahun 2019 di Sulsel saja terdapat 59.567 sarjana. Namun hanya tersedia 11.253 lapangan kerja 
atau hanya 19% dari tuhan yang artinya terdapat 81% yang tidak terserap atau menganggur, sementara Data BPS 2020 juga menunjukkan jumlah pengangguran terbuka tingkat Sarjana yang terus bertambah sebanyak 31% dari 746 ribu pada tahun 2019 menjadi 941 ribu pada tahun 2020.

Lanjut Dianulir dari data tersebut kini Institut Teknologi dan Bisnis Kalla (ITB Kalla) hadir jadi bagian dari solusi dan siap Melahirkan Pengusaha dan Professional Masa Depan tentunya dengan persiapan melahirkan professional yang berdaya saing tinggi dan calon pengusaha yang siap membuka lapangan kerja. 

"Institut Teknologi dan Bisnis Kalla merupakan Kampus dengan pengajaran yang bersumber dari Experience dan Best Practice Kalla Group yang berpadu dengan Realitas Dunia Bisnis Masa Depan." Kata Dr. H. Syamril, S.T., M.Pd. (Rektor ITB Kalla)

Alumnus Kampus ITB Kalla akan memiliki kompetensi sebagai Calon Entrepreneur Masa Depan karena ITB Kaila memiliki kurikulum enterpreuner hasil benchmark sekolah bisnis terbaik, dipadukan experience dan best practice Kalla Group dan perusahaan lainnya dengan sharing dan bimbingan dari praktisi bisnis yang berpengalaman, ada magang dan belajar langsung merintis bisnis (kuliah sambil berwirausaha). Tambahnya

Alumnus ITB Kalla juga siap menjadi Professional di Kalla Group (prioritas utama) dan perusahaan besar lainnya karena ITB Kalla mendesain kurikulum hasil diskusi dengan dunia usaha dan industri. Tenaga pengajar selain akademisi juga praktisi dan professional Kalla Group (Direksi dan Manajer). Lalu pada sesi tertentu didakan Professional Sharing dari berbagai perusahaan di Kalla Group dan non Kalla Group. Terang Dr. H. Syamril, S.T., M.Pd.

Sebagai Kampus yang mengusung Smartpreneur Campus dan Konsep Merdeka Belajar, ITB Kalla menerapkan metode pembelajaran langsung ke lapangan dimana setiap bulan Mahasiswa terbiasa untuk observasi dan kunjungan ke salah satu perusahaan Kalla Group untuk mendapatkan wawasan dunia bisnis sesungguhnya, dan menghadirkan para praktisi bisnis dari berbagai ragam bisnis untuk senantiasa berbagi kepada mahasiswa, sehingga Alumni ITB Kalla tidak hanya berbekal teori saja, tapi juga berbekal praktik bisnis terkini. Papar (Rektor ITB Kalla)

Hal senada di ungkapkan Amril Arifin selaku Wakil Rektor 1 memaparkan bahwa di ITB Kalla terdapat 4 Program Studi yang sesuai dengan kebutuhan masa depan yaitu Kewirausahaan, manajemen retail, bisnis digital, dan sistem informasi dimana setiap Prodi siap melahirkan pengusaha dan professional di bidangnya seperti entrpreuner, konsultan bisnis, perencana bisnis berkelanjutan dan pendidik professional (Prodi Kewirausahaan). Menjadi pengusaha retail, manager SCM, Manager Sales and Marketing, Risk Management Professional (Prodi Manajemen Retail) dan juga sebagai analis dan konsultan bisnis digital, data analyst dan pengusaha (Prodi Bisnis Digital). Juga sebagai Business Intelligence, System Analyst dan technopreuner (Prodi Sistem informasi).

"Kesempatan menikmati kullah di ITB Kalla terbuka untuk semua golongan termasuk dari ekonomi bawah, dimana setiap tahun disiapkan beasiswa sekitar 15% dari jumlah mahasiswa baru yang sekarang terdapat 9 mahasiswa beasiswa dari total 60 mahasiswa dengan syarat penerima beasiswa antaralain seperti jalur beasiswa tahfidz dan dhuafa berprestasi" Kata Wakil Rektor 1 ITB Kalla

Lanjut kata Amril Arifin bahwa juga ada jalur Beasiswa Tahfidz dimana lulusan SMA/Sederajat tahun 2020 atau 2021 Pendaftar memiliki hafalan al Qur'an minimal 15 juz Jalur Dhuafa Berprestasi Pendaftar merupakan SMA/Sederajat tahun 2020 atau 2021 dengan melampirkan scan nilai rapor kelas X-XII (Semester 1 dan 2) dalam bentuk pdf dan melampirkan sertifkat bukti prestasi non akademik dan melampirkan keterangan kurang mampu dari RT, RW, dan Kelurahan

Selain itu ITB Kalla juga mencari potensi terbaik dengan membuka Jalur Prestasi akan mendapatkan Diskon BPP (Biaya Pembangunan) 20 % - 50% dengan syarat: Tidak ada batasan umur khusus bagi yang memiliki sertifikat juara 1,2, dan 3 tingkat Nasional/Provinsi/Kota/Kab dengan Diskon BPP:

  • Tingkat Nasional : Diskon biaya BPP 50%
  • Tingkat Provinsi: Diskon Biaya BPP 30%
  • Tingkat Kota/Kab: Diskon Biaya BPP 20%

"Juga dibuka jalur Portofolio untuk calon mahasiswa yang sedang menjalankan bisnis minimal 6 bulan atau juga bagi calon mahasiswa yang memiliki kemampuan/pengalaman dalam pengembangan website atau mobile application, pemasaran digital, produksi content digital (video, foto, atau visual desain lainnya) dan visual data. Jika memenuhi syarat bisa masuk tanpa tes." Kata Amril Arifin.

Khusus alumni SMA/sederajat lulusan 2020 dan 2021yang sudah mengikuti UTBK juga ada Jalur UTBK 2021 bisa masuk tanpa tes, cukup upload sertifikat UTBK." Tambahnya

Seluruh jalur (beasiswa, prestasi, portofolio dan UTBK) dapat melakukan pendaftaran di:
register.kallabs.ac.id. More info hub 082191928771/ig: @kallabussineschool Untuk memudahkan pembayaran karena masa pandemi maka biaya kuliah dapat dicicil sampai 15 kall. Kata Amril Arifin (*/)