Pasien Covid Penuhi Rumah Sakit, Raden Hari Minta Optimalkan Gedung dan Bangunan Pemerintah yang Layak

Diterbitkan oleh Saiful pada Selasa, 29 Juni 2021 18:11 WIB dengan kategori Batam Parpol dan sudah 112 kali ditampilkan

BATAM - Menyikapi penuhnya rumah sakit oleh pasien Covid 19, Wakil Ketua II DPRD Kepulauan Riau Raden Hari Tjahyono meminta Pemda se Kepri mengoptimalkan bangunan miliki negara yang layak untuk dimanfaatkan untuk menampung pasien covid khususnya yang OTG.

Berdasarkan data yang dirilis di berbagai media disebutkan  tingkat keterisian rumah sakit atau Bed Occupancy Rate (BOR) Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau sudah mencapai 60,60 persen. Khusus di Kota Tanjungpinang, BOR Covid-19 telah mencapai 88,52 persen dan masuk dalam kategori darurat. Dua daerah lain yang tingkat keterisian RS di atas 50 persen yakni Batam sebesar 61,52 persen dan Bintan 75,12 persen.

"Ledakan pasien Covid ini, jangan sampai kemudian mengurangi pelayanan pasien-pasien dengan jenis penyakit lainnya, kategori pasien Covid kan beranekaragam mungkin yang lansia dan yang cukup parah saja di rumah sakit, sisanya yang OTG atau yang mungkin tidak begitu parah ditempatkan di gedung atau bangunan pemerintah milik negara atau pemerintah daerah," kata Raden Hari Tjahyono. 

Ditambahkannya, berdasarkan informasi yang diterima dari orang dekat gubernur, sudah ada upaya untuk memanfaatkan gedung atau bangunan pemerintah untuk mengantisipasi lonjakan ini.

"Kita di DPRD Kepri sangat berharap Pemprov Kepri dan Pemda yang ada mengambil langkah-langkah eksekusi yang cepat dan tepat mengingat memang lonjakan pasien Covid semakin tinggi dari sebelumnya, pencegahan kita sudah berikhtiar dengan suksesi program vaksin, sementara memang untuk penanganan perlu diambil langkah-langkah strategis sebelum pasien Covid menumpuk di Rumah Sakit," kata Raden Hari Tjahyono.

Ada cukup banyak fasilitas gedung dan bangunan pemerintah yang dinilainya layak untuk pasien covid yang tidak terlalu parah jika tidak cukup bisa bekerjasama juga dengan pihak swasta tentu dengan melihat kondisi anggaran yang tersedia.